PENDIDIKAN Dekan FMIPA UGM Terima Guru dari Empat SMA Asal NTT, Regina Pacis Bajawa Torehkan Prestasi Baru 31 Jul 2026 16:58
Kami berharap akan banyak siswa-siswa dari keempat sekolah ini di Kupang dan Flores untuk bergabung dengan kami di Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada.
Yogyakarta, IndonesiaSatu.co-- Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si, Dekan FMIPA Universitas Gadjah Mada menyatakan rasa bahagia ketika menerima bapak dan ibu guru dari 4 Sekolah Menengah Atas asal Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 30 Juli 2026.
Pada kesempatan tersebut beliau juga mengungkapkan FMIPA Universitas Gadjah Mada sedang berupaya membangun jejaring kerjasama dengan sekola-sekolah.
Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Kuwat pada sebuah video di akun fb @Majalah SRD SMAS Regina Pacis Bajawa.
"Selamat siang, saya bersama dengan bapak dan ibu guru dari SMA Negeri kota Kupang, SMA KAtolik ya, Katolik Giovani, SMA Katolik Regina Pacis, SMA Katolik Arnoldus Jansen. Hari ini kami sangat berbahagia mendapatkan tamu-tamu kehormatan ini bapak ibu guru, dan kami sedang berupaya membangun jejaring kerjasama antara sekolah-sekolah dengan kami di Universitas," ungkap Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si.
Dekan FMIPA Universitas Gadjah Mada tersebut berharap banyak siswa-siswi dari ke empat sekolah di atas bisa bergabung dan menunggu di tahun 2027 mendatang.
"Kami berharap akan banyak siswa-siswa dari keempat sekolah ini di Kupang dan Flores untuk bergabung dengan kami di Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada. Kita tunggu tahun 2027 mendatang. Terima kasih," pungkasnya.
PKS FMIPA UGM dengan SMAS Regina Pacis Bajawa
Dibawah ini tulisan lengkap dari Ibu Ernesta Say & Ibu Maria Rinu yang dikutip dari akun fb @Majalah SRD SMAS Regina Pacis Bajawa, langsung dari Yogyakarta, 30 Juli 2026 dengan judul
"REGINA PACIS BAJAWA UKIR PRESTASI BARU, JALIN KERJA SAMA STRATEGIS DENGAN FMIPA UGM"
Perjanjian kerja sama membuka peluang penguatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, akses program internasional, peningkatan kompetensi guru, serta pendampingan kualitas sekolah dan lulusan.
SMAS Regina Pacis Bajawa kembali mengukir prestasi membanggakan dalam pengembangan mutu pendidikan. Pada Kamis, 30 Juli 2026, sekolah tersebut secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM).
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si., sebagai PIHAK KESATU, dan Kepala SMAS Regina Pacis Bajawa, Hendrianto Emanuel Ndiwa, ST., M.Pd., sebagai PIHAK KEDUA. Perjanjian bernomor 2763/UN1/PA/TU/HK.08.00/2026 dan 290/SMAS/RPC/VII/2026 itu ditandatangani di Yogyakarta.
Adapun dokumen penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara FMIPA Universitas Gadjah Mada dan SMAS Regina Pacis Bajawa telah terlaksana di Yogyakarta, Kamis (30/7/2026).
Kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi SMAS Regina Pacis Bajawa dalam memperluas jejaring akademik dengan salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Kolaborasi tersebut tidak hanya berfokus pada akses pendidikan tinggi bagi siswa, tetapi juga mencakup penguatan kualitas guru, pengembangan kapasitas sekolah, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan keterhubungan pembelajaran dengan kebutuhan industri.
“Kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, konsistensi, dan keberanian membangun jejaring dapat membuka jalan lebih luas bagi siswa dan guru untuk berkembang.” ungkap Herdin Ndiwa selaku Kepsek SMAS Regina Pacis Bajawa.
* Membuka Jalur dan Peluang bagi Siswa
Salah satu ruang lingkup utama perjanjian adalah Program International Undergraduate Program (IUP). FMIPA UGM akan memberikan prioritas kepada calon mahasiswa program IUP yang berasal dari SMAS Regina Pacis Bajawa, dengan tetap mengikuti mekanisme seleksi dan ketentuan yang berlaku di UGM.
Sekolah akan merekomendasikan siswa terbaik untuk mengikuti seleksi pada sejumlah program IUP di lingkungan FMIPA UGM, antara lain Ilmu Komputer, Elektronika dan Instrumentasi, Kimia, Matematika Industri, Statistika dan Sains Data, serta Fisika Industri.
Kesempatan ini menjadi pintu strategis bagi siswa-siswi Regina Pacis Bajawa yang bercita-cita melanjutkan pendidikan pada bidang sains, teknologi, matematika, komputasi, dan data. Melalui pendampingan yang terarah, siswa diharapkan semakin siap menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi, termasuk penguatan akademik, kemampuan bahasa asing, serta pemahaman terhadap pilihan program studi.
* Penguatan Kompetensi Guru dan Mutu Sekolah
Perjanjian ini juga akan memberikan ruang besar bagi peningkatan kapasitas guru. FMIPA UGM akan memberikan prioritas kepada guru atau mitra dari SMAS Regina Pacis Bajawa untuk menempuh studi lanjut pada program magister dan doktor, dengan tetap memenuhi persyaratan akademik dan proses seleksi yang berlaku.
Bidang studi yang tercakup meliputi Fisika, Kimia, Matematika, Ilmu Komputer, Elektronika dan Instrumentasi, serta Kecerdasan Artifisial. Langkah ini diharapkan mendorong lahirnya guru-guru yang semakin kompeten, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan tantangan masa depan.
Melalui Foreign Language Center (FLC), FMIPA UGM juga akan mendukung berbagai program peningkatan kapasitas sekolah dan kualitas lulusan, termasuk kegiatan bersama dengan universitas di Taiwan, workshop, seminar, pendampingan guru dan pengelola sekolah, serta kegiatan lain yang disepakati bersama.
* Regina Pacis Bersama Sekolah Pilihan dari NTT
SMAS Regina Pacis Bajawa menjadi salah satu dari empat sekolah di Nusa Tenggara Timur yang mendapatkan kesempatan membangun kerja sama dengan FMIPA UGM. Tiga sekolah lainnya adalah SMA Giovani Kupang, SMA St. Arnoldus Kupang, dan SMAN 1 Kupang.
Kepercayaan ini mempertegas posisi Regina Pacis Bajawa sebagai sekolah unggulan yang terus bertumbuh, berinovasi, dan membangun akses yang lebih luas bagi peserta didik. Capaian tersebut merupakan hasil dari kerja bersama seluruh unsur sekolah—yayasan, pimpinan sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa, orang tua, alumni, dan mitra—dalam menjaga mutu pendidikan serta memperluas jejaring kelembagaan.
Bagi masyarakat Kabupaten Ngada dan Flores pada umumnya, kerja sama ini membawa pesan kuat bahwa sekolah dari daerah dapat membangun kolaborasi setara dengan perguruan tinggi nasional. Jarak geografis tidak menjadi penghalang ketika sekolah memiliki visi, tata kelola, komitmen, dan keberanian untuk terus meningkatkan kualitas.
Sementara pokok-pokok kerja samanya mencakup 7 hal penting.
Pertama, Pendidikan dan Pengajaran yang berfokus pada penyelenggaraan kegiatan bersama untuk meningkatkan mutu pembelajaran.
Kedua, Penelitian berfokus pada kolaborasi kegiatan penelitian yang relevan bagi sekolah dan perguruan tinggi.
Ketiga, Pengabdian kepada Masyarakat berfokus pada pelaksanaan kegiatan bersama yang memberi manfaat kepada masyarakat.
Keempat, Program IUP berfokus pada hal prioritas dan rekomendasi bagi siswa terbaik untuk mengikuti seleksi IUP FMIPA UGM.
Kelima, Studi Lanjut Guru yang memberikan peluang bagi guru dan mitra untuk mengikuti seleksi program magister dan doktor.
Keenam, Peningkatan Mutu Sekolah dengan kegiatan workshop, seminar, pendampingan, program bahasa, dan jejaring internasional melalui FLC.
Ketuju, Masa Berlaku yakni
satu tahun sejak tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan para pihak.
* Harapan untuk Masa Depan
Kerja sama ini diharapkan segera diterjemahkan ke dalam program-program konkret yang dapat dirasakan langsung oleh siswa dan guru. Sosialisasi program studi, kelas inspirasi, pendampingan persiapan masuk perguruan tinggi, pelatihan akademik dan bahasa, pengembangan penelitian siswa, serta peningkatan kompetensi guru dapat menjadi agenda awal kolaborasi.
Bagi SMAS Regina Pacis Bajawa, penandatanganan perjanjian ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk menyiapkan peserta didik yang unggul, berkarakter, berwawasan global, dan siap bersaing. Sekolah kini memiliki peluang lebih besar untuk menghubungkan potensi siswa-siswi Ngada dengan pendidikan tinggi, ilmu pengetahuan, teknologi, dan jejaring internasional.
Dengan semangat kerja keras dan kolaborasi, Regina Pacis Bajawa kembali membuktikan bahwa sekolah dari Flores mampu menghadirkan prestasi yang berdampak. Perjanjian dengan FMIPA UGM menjadi langkah bersejarah sekaligus jembatan menuju masa depan pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Nusa Tenggara Timur.*
--- Hendrik Penu
Komentar