Breaking News

PERTANIAN FLOII Expo 2025, Dorong Hortikultura Indonesia Go Global 04 Nov 2025 12:28

Article image
FLOII Expo 2025, pameran tanaman hias berskala internasional terbesar di Indonesia yang digelar di ICE BSD, Tangerang, pada 23–26 Oktober 2025.
Pameran ini diikuti lebih dari 150 peserta dari 20 negara, menampilkan berbagai koleksi tanaman hias unggulan mulai dari anggrek eksotis hingga bonsai langka karya breeder terbaik Indonesia.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi hijau dan pemberdayaan sektor riil nasional, melalui partisipasi aktif dalam ajang Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2025, pameran tanaman hias berskala internasional terbesar di Indonesia yang digelar di ICE BSD, Tangerang, pada 23–26 Oktober 2025 lalu.

Mengusung tema “The Botanical Futures”, FLOII Expo 2025 menjadi momentum penting bagi pelaku industri hortikultura untuk menampilkan potensi kekayaan hayati Indonesia di panggung global. Pameran ini diikuti lebih dari 150 peserta dari 20 negara, menampilkan berbagai koleksi tanaman hias unggulan mulai dari anggrek eksotis hingga bonsai langka karya breeder terbaik Indonesia.

Acara dibuka secara resmi oleh Menteri Imigrasi Republik Indonesia, Agus Andrianto, yang menegaskan pentingnya menjadikan kekayaan hayati sebagai kekuatan ekonomi baru yang berdaya saing tinggi. “FLOII Expo hadir bukan sekadar pameran, tetapi sebagai langkah nyata memperkuat industri tanaman hias agar lebih inovatif dan mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.

Sebagai mitra strategis FLOII Expo 2025, BRI menghadirkan solusi pembayaran digital terintegrasi melalui QRIS BRI untuk mempermudah transaksi seluruh peserta dan pengunjung. Langkah ini sejalan dengan komitmen BRI dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus mendorong transformasi digital di sektor pertanian dan hortikultura.

BRI juga membuka booth interaktif yang menghadirkan berbagai produk dan layanan unggulan seperti BRImo serta memberikan edukasi keuangan berkelanjutan melalui program BRI Green Financing. Di booth tersebut, pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga ahli BRI mengenai akses pembiayaan, pemberdayaan UMKM, dan berbagai promo menarik bagi nasabah baru.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa partisipasi BRI dalam ajang ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi hijau nasional. “Melalui dukungan BRI di FLOII Expo, kami ingin mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi hijau berbasis masyarakat. Sektor hortikultura memiliki potensi besar, bukan hanya secara estetika, tetapi juga sebagai sumber ekonomi baru bagi pelaku UMKM,” ungkap Dhanny.

Dorong Akses Pasar Global

Selain dukungan digital dan keuangan, BRI juga berperan aktif dalam Business Matching Global yang mempertemukan eksportir Indonesia dengan calon pembeli dari berbagai negara. Kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang ekspor bagi pelaku hortikultura lokal agar semakin kompetitif di pasar internasional.

Pengunjung FLOII Expo 2025 juga disuguhkan berbagai sesi inspiratif, seperti Business Forum, Talk Show, dan Kompetisi Tanaman Hias Internasional yang menampilkan inovasi anak bangsa.

Presiden Direktur Dyandra Event Solutions, Michael Bayu Sumarijanto, menyampaikan bahwa FLOII Expo 2025 mencatat capaian positif dengan total 14.112 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan. “FLOII Expo 2025 menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap dunia hortikultura dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Michael.

Melihat besarnya antusiasme publik dan partisipasi internasional dari 22 negara seperti Amerika Serikat, Ekuador, Filipina, Jepang, Singapura, Thailand, dan Taiwan, FLOII Expo 2025 menjadi bukti bahwa industri hortikultura nasional tengah berada dalam fase pertumbuhan signifikan.

Ajang ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat biodiversitas dunia, tetapi juga membuka jalan bagi breeder lokal dan UMKM hortikultura untuk terhubung langsung dengan pasar global. “Kami berharap kolaborasi ini dapat memperluas akses pasar dan memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok hortikultura internasional,” tutup Dhanny.***

--- Sandy Javia

Komentar