Breaking News

INTERNASIONAL Promosikan Haji Ilegal, 3 WNI di Mekkah Ditangkap Polisi Arab Saudi 30 Apr 2026 17:44

Article image
Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Heni Hamidah, membenarkan penangkapan tiga WNI di Mekkah karena diduga mempromosikan haji ilegal. (Foto: Ist)
"Dua dari tiga orang tersebut dilaporkan menggunakan atribut petugas haji Indonesia saat penangkapan,” ujar Heni.

MEKKAH, IndonesiaSatu.co-– Aparat keamanan Arab Saudi pada Selasa (28/4/2026) menangkap tiga Warga Negara Indonesia (WNI) di Kota Mekkah, karena diduga mempromosikan layanan haji ilegal melalui media sosial.

Penangkapan dilakukan setelah petugas menemukan iklan menyesatkan yang menawarkan jasa haji tanpa izin resmi.

Dalam operasi tersebut, aparat juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai, perangkat komputer, dan kartu identitas haji yang diduga palsu.

Ketiga tersangka kemudian dirujuk ke jaksa penuntut umum untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Otoritas keamanan publik Arab Saudi mengimbau seluruh warga dan pendatang untuk mematuhi aturan resmi terkait pelaksanaan ibadah haji. 

Masyarakat juga diminta melaporkan pelanggaran melalui nomor darurat yang telah disediakan.

Kasus ini kini tengah diproses hukum oleh otoritas setempat dengan pendampingan dari perwakilan Indonesia. 

Kemenlu RI Benarkan Penangkapan

Kementerian Luar Negeri RI membenarkan adanya penangkapan tiga WNI tersebut. Direktur Pelindungan WNI Kemenlu, Heni Hamidah, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi resmi terkait kasus ini. 

“Baru saja ini saya baru dapat juga. KJRI Jeddah telah menerima informasi mengenai penangkapan tiga orang yang diduga WNI oleh aparat keamanan Arab Saudi di kota Mekkah pada kemarin, Selasa 28 April,” kata Heni di kantor Kemenlu, Jakarta, Kamis (30/4/2026), seperti dilansir Kompas.com.

Heni menambahkan, aparat keamanan Arab Saudi menemukan sejumlah barang bukti berupa uang, perangkat komputer, serta kartu haji yang diduga palsu.

“Dua dari tiga orang tersebut dilaporkan menggunakan atribut petugas haji Indonesia saat penangkapan,” ujar Heni. 

Saat ini, Konsulat Jenderal RI di Jeddah tengah melakukan verifikasi identitas para pelaku. 

Selain itu, KJRI juga berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi untuk mengawal proses hukum yang berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

--- Guche Montero

Komentar