Breaking News

GAYA HIDUP Enam Faktor yang Menyebabkan Terjadinya Lemah Syahwat pada Pria 16 Jan 2024 08:38

Article image
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Penyebab pria kerap mengalami lemah syahwat karena pola hidup yang tidak sehat.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Lemah syawat atau impotensi adalah momok bagi semua pria. Ketidakmampuan pria mempertahankan ereksi dalam waktu yang lebih lama bahkan sangat memengaruhi keharmonisan dalam rumah tangga.

Sayangnya, kebanyakan pria tidak menyadari faktor yang menyebabkan terjadinya lemah syawat dan gangguan ereksi.

Berikut ini adalah Faktor yang menyebabkan terjadinya lemah syawat seperti dilansir Healthline:

1. Pola Hidup Tidak Sehat

Penyebab pria kerap mengalami lemah syahwat karena pola hidup yang tidak sehat. Misalnya, mengonsumsi minuman beralkohol, merokok, jarang olahraga, dan makan-makanan berkolesterol tinggi.

2. Gangguan Emosi

Stres, depresi, dan gangguan kecemasan juga dapat memengaruhi perasaan bahagia dan kepuasan. Hal ini dapat menyebabkan pria tidak bergairah dan sulit mempertahankan ereksi ketika berhubungan seks.

3. Penyakit Endokrin

Penyebab selanjutnya karena mengalami penyakit di sistem endokrin. Sebagai informasi, sistem endokrin tubuh menghasilkan hormon yang mengatur kestabilan metabolisme, fungsi seksual, reproduksi, dan suasana hati.

Diabetes merupakan salah satu contoh penyakit endokrin yang dapat menyebabkan lemah syahwat pada pria. Masalah kesehatan ini dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menggunakan hormon insulin.

4. Gangguan Jantung dan Kerusakan Pembuluh Darah

Aliran darah yang tidak lancar ke penis membuat pria sulit melakukan ereksi. Umumnya, hal ini disebabkan oleh penyumbatan arteri atau penyakit jantung, salah satunya aterosklerosis.

Aterosklerosis adalah suatu kondisi yang menyebabkan pembuluh darah tersumbat. Seiring waktu, kondisi ini dapat memicu impotensi.

Kolesterol tinggi dan hipertensi juga menjadi faktor risiko pria mengalami impotensi.

5. Kelainan Saraf dan Neurologis

Sejumlah penyakit neurologis dapat meningkatkan risiko impotensi. Hal ini karena dapat menurunkan kemampuan otak untuk berkomunikasi dengan sistem reproduksi. Beberapa jenis penyakit tersebut antara lain:

Alzheimer
Penyakit Parkinson
Tumor otak atau tulang belakang
Multiple Sklerosis (MS)
Stroke
Epilepsi lobus temporal.

6. Konsumsi Obat-obatan Tertentu

Mengkonsumsi sejumlah obat-obatan juga dapat menyebabkan impotensi. Sebab, obat tersebut mengganggu aliran darah ke penis, sehingga berdampak ke gangguan ereksi.

Beberapa jenis obat yang diketahui dapat menyebabkan lemah syahwat yakni antihistamin, depresan sistem saraf pusat, diuretik, dan penambah hormon.***

--- Simon Leya

Komentar