Breaking News

BOLA Final ETMC 2023 Tersaji hingga Tos-tosan, Saleh Husin: Dua Tim Perlihatkan Kualitas Sepak Bola NTT 02 Sep 2023 20:45

Article image
Untuk keluar sebagai kampium ETMC 2023, tim PSN Ngada harus menaklukan tim Bintang Timur Atambua lewat babak tos-tosan, setelah 115 menit bertanding skor akhir tetap kaca mata.

KUPANG, IndonesiaSatu.co - Laga final perhelatan akbar sepak bola NTT dalam ajang El Tari Memorial Cup (ETMC) 2023 yang mempertemukan kesebelasan PSN Ngada dan Bintang Timur Atambua berlangsung seru dan ketat. Kedua tim berhasil menyajikan kualitas sepak bola NTT pada level yang sesungguhnya.

Bagaimana tidak, untuk keluar sebagai kampium ETMC 2023, tim PSN Ngada harus menaklukan tim Bintang Timur Atambua lewat babak tos-tosan, setelah 90 menit babak normal, bahkan perpanjangan waktu, skor akhir tetap kaca mata.

Pada akhirnya hasil laga final El Tari Memorial Cup atau ETMC XXXII Rote Ndao mempertemukan PSN Ngada versus Bintang Timur Atambua di Stadion Paulina Haning-Bullu, Sabtu 2 September 2023 itu harus ditentukan lewat babak tos-tosan dengan skor 4-3 untuk kemenangan PSN Ngada.

Mencermati sajian pertandingan final oleh kedua tim, Pecinta dan pemerhati sepak bola, Saleh Husin menilai kedua tim memilki kualitas yang mumpuni. Menjalani laga yang seru dan ketat hingga babak tos-tosan, maka kedua tim telah menyajikan kualitas sepak bola NTT pada level yang patut diperhitungkan.

"Luar biasa pertandingan grand final antara kesebelasan PSN Ngada dan Bintang Timur Atambua. Dari hasil pertandingan, kedua tim sudah memperlihatkan kualitas sepak bola NTT," ungkap Saleh Husin usai final El Tari Memorial Cup XXXII Rote Ndao yang berlangsung Sabtu 2 September 2023, seperti diberitakan PosKupang.com.

Menurut Mantan Menteri Perindustrian era SBY ini, kedua tim ini cukup profesional dalam mengelola permainan dan dalam waktu normal posisi keduanya sama kuat.

"Kualitas permainan, jual beli serangan yang cukup seru dan menegangkan. Tambahan waktu atau perpanjangan waktu juga, posisi keduanya masih sama kuat, sehingga akhirnya ditentukan dengan adu pinalti," ujar Saleh Husin.

Lebih lanjut, dikatakan, pertandingan diakhir dengan adu pinalti, yang mana PSN Ngada keluar sebagai pemenang dan membawa pulang Piala El Tari yang sempat berpindah selama 22 tahun.

"Semoga kedepan kualitas dari El Tari Memorial Cup semakin meningkat, sehingga ada satu dua pemain bisa muncul di even nasional. Selamat buat PSN NGada atas capaian juara 1," pungkasnya. ***

--- Sandy Javia

Komentar