REGIONAL Ganjar Atlet Berprestasi dengan Bonus, Gubernur Melki: Ini Bentuk Cinta dan Dukungan 25 May 2025 15:39
"Bonus ini adalah bentuk cinta dan dukungan kami. Ke depan, kita akan berusaha agar lebih baik lagi. Kita ingin NTT menjadi kekuatan nasional di bidang olahraga,” kata Gubernur Melki.
KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyerahkan bonus kepada para atlet dan pelatih berprestasi dari kontingen NTT yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Aceh, Sumatera Utara serta Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII 2024 di Solo, Jawa Tengah.
Acara tersebut berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (24/5/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa pemberian bonus merupakan bentuk apresiasi dan komitmen Pemprov NTT terhadap dunia olahraga.
Meski jumlahnya belum sebesar sebelumnya, Gubernur berharap bonus tersebut tetap menjadi penyemangat bagi para atlet dan pelatih.
"Bonus ini adalah bentuk cinta dan dukungan kami. Ke depan, kita akan berusaha agar lebih baik lagi. Kita ingin NTT menjadi kekuatan nasional di bidang olahraga,” kata Gubernur Melki.
Wakil Ketua DPP Golkar itu memastikan bahwa NTT bersama Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap menjadi tuan rumah PON XXII tahun 2028 mendatang.
Bahkan, NTT akan memperjuangkan agar seremoni pembukaan dilaksanakan di wilayahnya.
“Kita tidak boleh mundur. Kita harus jaga marwah sebagai tuan rumah. Saya sudah bicara dengan Gubernur NTB, dan kami akan hadir dalam rapat bersama pemerintah pusat pada 2 Juni di Jakarta untuk memastikan konsep dan pelaksanaannya,” komit Melki.
Apresiasi dan Penghargaan Pemprov NTT
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) NTT, Alfonsus Theodorus, melaporkan bahwa pada PON XXI 2024, kontingen NTT berhasil meraih 36 medali dengan rincian: 7 medali emas, 13 medali perak, dan 16 medali perunggu dari sembilan cabang olahraga antara lain; atletik, pencak silat, dan tinju.
Sementara dalam Peparnas XVII di Solo, NTT berhasil meraih 32 medali dari cabang atletik, masing-masing 7 medali emas, 12 medali perak, dan 13 medali perunggu.
“Meski persiapan bonus ini belum maksimal dan jumlahnya belum besar, ini adalah bentuk penghargaan tulus dari pemerintah provinsi,” kata Alfonsus.
Sementara Wakil Gubernur Johni Asadoma, yang juga mantan petinju nasional dan peraih medali emas SEA Games 1983, turut memberikan motivasi.
Wagub NTT menekankan pentingnya disiplin dan kerja keras dalam mencapai prestasi.
“Kalau mau jadi juara, harus latihan seperti 'orang gila'. Dulu saya latihan tiga kali sehari: pagi sebelum sekolah, siang sepulang sekolah, dan malam hari. Jangan pernah menyerah. Kalah, latihan lagi,” kata Wagub yang pernah tampil di Olimpiade Los Angeles 1984 itu.
Mantan Kapolda NTT itu juga mengingatkan pentingnya pendidikan bagi para atlet.
“Latihan keras, iya. Tapi jangan lupa sekolah. Karena prestasi di olahraga saja tidak cukup kalau tidak didukung dengan pendidikan,” tutupnya memotivasi.
--- Guche Montero
Komentar