Breaking News

MUSIK Gelar Konser Musisi Legendaris Pertama, PAPPRI Hadirkan "The Piano Man" Tony Wenas 19 May 2024 16:37

Article image
Tony Wenas: Saya mau tampil dalam konser ini, sebagai hormat saya pada anggota PAPPRI di seluruh Indonesia yang hingga saat ini terus menerus berjuang agar industri musik kita, selain jago kandang juga kelak akan jago tandang.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) akan menggelar konser musik serial “The PAPPRI Honors“ dengan menampilkan konser tunggal Tony Wenas  bertajuk ‘The Piano Man: Tony Wenas’ sebagai program perdananya pada Juni mendatang.

Sekjen PAPPRI, Dwiki Dharmawan, dalam rilis yang diterima media ini menyebutkan, setelah konser Tony Wenas akan menyusul musisi lainnya, yang saat ini sedang dalam pembahasan.

“Tony Wenas menjadi pilihan untuk serial pertama ini. Nanti menyusul musisi lainnya, yang saat ini sedang dalam pembahasan. Tujuan utamanya, PAPPRI senantiasa memberikan penghargaan secara berkala terhadap musisi Indonesia,” ungkap Dwiki Dharmawan yang juga merupakan salah satu inisiator lahirnya event berskala nasional ini.

Menurutnya, penghormatan pertama diberikan kepada Tony Wenas, karena Tony adalah Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat  PAPPRI periode 2023-2027.

Di sisi lain, karena Tony adalah musisi lintas zaman dan lintas genre, yang sejak tahun 1980 hingga hari ini eksistensinya masih terjaga.

Setelah Tony Wenas, menyusul kemudian Once Mekel, Dwiki Dharmawan dan para musisi lainnya yang namanya melekat pada perkembangan industri musik di Indonesia.

Sementara itu, Bendahara Umum PAPPRI, Lexi M. Budiman, mengingatkan terus konsep konser Tony Wenas akan berbeda dibandingkan dengan konser lainnya. Ia mengakui terus aktif memantau sejak awal persiapan perhelatan akbar tersebut.

“Karena menurut hemat saya, sosok Pak Tony Wenas, bukan sekedar musisi biasa. Ia memiliki keterampilan lain yang tidak dimiliki banyak penyanyi di Indonesia. Selain main piano, ia juga bisa memainkan alat musik gitar dan drum dengan baik. Namun yang lebih signifikan dari sosok beliau adalah bahwa beliau seorang profesional dengan kualifikasi internasional. Sehingga menjaga nama baik beliau dalam konser ini menjadi sangat penting,” tandas Lexi, yang berharap pula, agar konser ini menjadi standar sebuah konser musik yang qualified.

Di tengah kesibukannya sebagai Presdir Freeport, Tony Wenas tetap berupaya menjaga aktivitas dan jaringan musiknya agar tetap hidup dan dinamis.

Ia masih terus berkolaborasi dengan berbagai nama musisi beken seperti Fariz RM, Once Mekel, Kadri Muhamad, dan sejumlah maestro musik lainnya.

Bahkan, menjelang konser tunggalnya ini, ia sebenarnya tengah menyiapkan karya terbarunya, bekerjasama dengan musisi Addie MS.

“Saya mau tampil dalam konser ini, sebagai hormat saya pada anggota PAPPRI di seluruh Indonesia. Mereka yang hingga saat ini, terus menerus berjuang  agar industri musik kita, selain jago kandang juga kelak akan jago tandang. Semoga, setelah menggarap konser tunggal saya ini, akan dilanjutkan lagi dengan musisi hebat lainnya yang banyak kita miliki,” terang Tony Wenas, suami dari Roshita Manik dan ayah dari Diego Clasio Fernando Wenas itu.

Konser bertajuk "The Piano Man: Tony Wenas: yang digagas oleh DPP PAPPRI ini, rencananya akan digelar pada hari Jumat, 7 Juni 2024, di The Ballroom Djakarta Theatre, Jakarta Pusat.

Jumlah penonton akan dibatasi, menyesuaikan kondisi ballroom, dengan format round table.

“Tiket akan kami jual terbatas sesuai format round table. Harga tiketnya sesuai posisi  tempat duduknya. Mulai pertengahan Mei ini, tiket sudah kami jual,” terang Hendra Sinadia, Koordinator Pelaksana acara tersebut.

Dalam Industri Musik Indonesia, kiprah Tony Wenas telah dimulai pada tahun 1980 saat  ia masuk Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Bersama teman-teman sekampus, ia membentuk grup musik bernama ‘Solid 80’.

“Awalnya kami memainkan lagu-lagu The Beatles, Earth Wind and Fire. Lalu akhirnya kami menjadi band epigon Queen, karena paling sering mengcover lagu mereka. Saya masih ingat saat pertama kali menyanyikan lagu ‘Bohemian Rhapsody’ salah satu masterpiece Queen, bersama Solid 80 di Studio 5 RRI, secara live on air,” pungkas Tony Wenas, pria kelahiran Jakarta, 8 April 1962 itu.

--- Henrico Penu