Breaking News

REGIONAL Genjot Pemasaran Kemiri, Pemkab Ngada Teken Kerja Sama dengan PT Agraria Indonesia Berdaya 07 Jul 2025 00:15

Article image
Bupati Ngada, Raymundus Bena didampingi Wakil Bupati Bernadinus Dhey Ngebu, menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Agraria Indonesia Berdaya di ruang pertemuan Kantor Bupati Ngada. (Foto: Dok. Pemkab Ngada)
"Pemerintah berkomitmen melindungi petani kemiri sehingga petani tidak dirugikan. Petani pun diharapkan untuk tetap menjaga keberlanjutan tanaman kemiri sehingga produktivitas tidak menurun," kata Bupati.

BAJAWA, IndonesiaSatu.co-– Pemerintah Kabupaten Ngada dan PT Agraria Indonesia Berdaya menyepakati kerja sama pengembangan, pengolahan, dan pemasaran komoditi kemiri.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) oleh Bupati Ngada, Raymundus Bena dan Direktur PT Agraria Indonesia Berdaya, Andhika Mahardika, bertempat di ruang pertemuan Kantor Bupati Ngada, Kamis (4/7/2025).

Bupati Raymundus yang didampingi Wakil Bupati Bernadinus Dhey Ngebu, berharap kerja sama tersebut dapat saling menguntungkan.

“Kita harapkan petani kemiri di Ngada memiliki kepastian, baik perusahaan maupun mitra bisnis,” kata Bupati Raymundus melansir ekorantt.com

"Pemerintah berkomitmen melindungi petani kemiri sehingga petani tidak dirugikan. Petani pun diharapkan untuk tetap menjaga keberlanjutan tanaman kemiri sehingga produktivitas tidak menurun," kata Bupati. 

Sementara itu, Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, meminta Dinas Perindustrian untuk melakukan survei, pendampingan, serta pelatihan bagi petani kemiri.

“Orang kita biasanya cepat puas karena pujian. Harus ada komitmen untuk berkelanjutan dan fokus untuk pemenuhan kuota permintaan perusahaan,” kata Wabup Bernadinus.

Sementara dari segi pendanaan, pemerintah tengah berkomunikasi dengan pihak perbankan untuk bisa memberikan pinjaman kepada petani kemiri sebagai modal usaha untuk pengembangan usaha kemiri.

Direktur PT Agraria Indonesia Berdaya, Andika Mardika, mengatakan bahwa pihaknya memiliki mitra pertama di Kabupaten Ngada yakni di Desa Inegena, Kecamatan Bajawa Utara.

“Tahun ini kita masuk lagi di Sarasedu Raya, Kecamatan Golewa dengan produksi yang lebih besar lagi,” kata Andika.

Menurutnya, komoditi kemiri mempunyai potensi besar di pasar global. 

"Kerja sama dirasa penting dalam pengembangan komoditi kemiri di tengah permintaan pasar yang semakin tinggi," katanya.

--- Guche Montero

Komentar