PARIWISATA Gubernur NTT: Pariwisata Harus Jadi Lokomotif Ekonomi Lokal 24 Apr 2025 07:47
Gubernur menerangkan, dari 10 program prioritas "Ayo Bangun NTT", sektor pariwisata ditempatkan sebagai penggerak dan fondasi utama meningkatkan ekonomi lokal.
KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena kembali menegaskan bahwa sektor pariwisata di NTT ditempatkan sebagai lokomotif atau penggerak ekonomi lokal.
Penegasan itu disampaikan Gubernur Melki saat menjadi Keynote Speech via online pada Seminar Nasional menyongsong Revisi Undang-Undang Kepariwisataan dan peluncuran Buku Kepariwisataan dan Hukum Progresif Menuju Pembangunan Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Selasa (22/4/2025).
Gubernur Melki mengatakan bahwa pada masa kepemimpinannya bersama Wagub Johni Asadoma, ia terus berkomitmen mengembangkan potensi pariwisata di NTT hingga berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat di desa-desa.
"Pariwisata yang dibangun di NTT bukan hanya untuk segelintir orang, tetapi kami bangun agar berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa-desa. Komitmen kami yakni agar pariwisata dapat menjadi menjadi penggerak ekonomi lokal sehingga mampu berkembang dengan tangguh, bermartabat, berkualitas, dan inklusif," kata Gubernur Melki, melansir kabarntt.com
Oleh karena itu, lanjut Gubernur, dari 10 program prioritas "Ayo Bangun NTT", sektor pariwisata ditempatkan sebagai penggerak dan fondasi utama meningkatkan ekonomi lokal.
Gubernur Melki menerangkan bahwa guna mendukung hal itu, pihaknya akan menentukan langkah-langkah strategis di antaranya pelatihan bagi pemandu wisata dan produk destinasi.
Selain itu, sebut Gubernur, ada upaya meningkatkan keterampilan para pelaku kuliner, promosi destinasi di tingkat nasional dan internasional agar dunia tahu bahwa selain Labuan Bajo, NTT juga memiliki banyak destinasi wisata lainnya yang tersebar di 22 Kabupaten/Kota.
"Kami ingin menjadikan pariwisata berdampak bagi peningkatan ekonomi seluruh rakyat. Tentu butuh kolaborasi antar pelaku pariwisata dan pemerintah daerah, sampai ke tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa. Kami terus dorong agar pariwisata menjadi ekosistem yang sehat dan produktif,” lanjutnya.
Penguatan SDM dan Kearifan Lokal
Gubernur Melki mengatakan bahwa pariwisata tidak hanya berpusat di ibukota kabupaten, tetapi juga akan menyebar sampai ke tingkat desa dan kampung-kampung.
"Kami akan melakukan berbagai pembenahan di antaranya pengembangan aksesibilitas dan infrastruktur yang belum memadai, penguatan kapasitas SDM pariwisata dengan mendorong agar tenaga lokal terlibat, baik melalui SMK maupun pengembangan vokasi bidang pariwisata," bebernya.
Gubernur menekankan bahwa kelestarian lingkungan dengan pengelolaan sampah yang baik, tetap menjadi perhatian.
Menurutnya, iklim investasi yang baik tetap menjadi perhatian penting sehingga dapat menarik minat para investor dan menciptakan dampak lanjutan yakni pengembangan ekonomi masyarakat.
"Keberadaan UMKM dengan aneka kearifan lokal akan terus didorong sebagai penggerak ekonomi di daerah, dan hal itu akan didukung dengan promosi dan branding berkat kolaborasi antar-sektor," katanya.
Gubernur NTT mengharapkan dukungan dari berbagai pihak; yakni pelaku usaha, akademisi, media, wisatawan dan masyarakat agar bersama-sama membangun NTT.
"Kami juga menaruh perhatian terhadap aneka produk kearifan lokal dan ekonomi kreatif yang akan dielaborasi dengan penggunaan teknologi digital dan media sosial sebagai jembatan pasar,” simpulnya.
--- Guche Montero
Komentar