Breaking News

BERITA Hadiri Nataru Diaspora NTT di Kalimantan, Gubernur Melki Laka Lena Ajak Kolaborasi Bangun NTT 14 Jan 2026 20:57

Article image
Gubernur NTT, Melki Laka Lena saat menghadiri Nataru bersama Diaspora NTT di Kalimantan. (Foto: Ist)
Menurut Gubernur, warga diaspora, khususnya di Kalimantan dengan kemampuan ekonomi yang baik, bisa mengambil bagian bagi pembangunan.

BANJARMASIN, IndonesiaSatu.co-- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengajak masyarakat diaspora NTT untuk berkolaborasi dan turut ambil bagian dalam setiap derap pembangunan daerah dengan berbagai cara.

"Dalam masa kepemimpinan saya dan wakil gubernur Johni Asadoma, kami melihat posisi strategis warga diaspora sebagai 'badan kami' yang lain di luar NTT. Kita harus saling tahu dan kenal satu sama lain. Kita mesti saling dukung dan baku bantu,” ajak Gubernur Melki dalam sambutannya pada perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama (Nataru) Masyarakat Flobamora se-Kalimantan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Tampak hadir pada Natal dan Tahun Baru Bersama Masyarakat Flobamora se-Kalimantan itu sejumlah tokoh diapora NTT dari beberapa provinsi di Kalimantan seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Sementara itu, sejumlah kepala dinas (Kadis) dan kepala badan (Kaban) pemprov NTT juga hadir pada acara tersebut, di antaranya Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo; Kadis Sosial, Kanisius Mau; dan Kaban Penghubung NTT, Florida Taty Satyawati. 

Ketiga Kadia itu tiba di Banjarmasin dalam rangka peresmian sekolah rakyat di Banjarbaru, Kalsel, oleh Presiden Prabowo Subianto.

Gubernur Melki mengatakan, pemerintah provinsi (pemprov) NTT memberikan perhatian serius terhadap warga NTT, termasuk warga diaspora. 

Pemprov NTT, kata Gubernur, melalui Badan Penghubung di Jakarta, siap membantu warga diaspora dalam hal pembuatan KTP, baik di NTT maupun proses mutasi pemindahan warga ke daerah lain. 

“Jika masalah KTP sudah bisa kita bereskan, hal-hal lain bisa kita kerjakan dengan baik,” tutur Melki.

Gubernur Melki menambahkan, sebagai duta-duta ekonomi dan bisnis NTT di daerah lain, warga diaspora perlu mengetahui sejumlah hal yang sedang dilakukan di NTT; seperti program One Village One Product (OVOP) dengan segala variannya, dan Pembangunan NTT Mart di semua kabupaten sebagai etalase penjualan produk-produk khas NTT. 

Menurut Gubernur, warga diaspora, khususnya di Kalimantan dengan kemampuan ekonomi yang baik, bisa mengambil bagian bagi pembangunan kampung halaman.

"Warga diaspora bisa melakukan sesuatu mulai dari kampung halaman masing-masing. Bagi yang memiliki modal dan jaringan bisnis, mari kita menciptakan pasar antara NTT dan Kalimantan. Dari data kami, pasokan daging sapi ke Kalimantan Selatan kebanyakan datang dari NTT dan NTB. Mari kita mencari peluang-peluang lain,” ajak Gubernur Melki. 

Gubernur menjelaskan, pemprov NTT terbuka terhadap semua peluang investasi.

Ia menyebut, tokoh-tokoh NTT di Kalimantan cukup banyak yang dikenal karena kinerja bagusnya di sejumlah lembaga. 

"Hal ini menjadi modal. Mari kita bersama-sama membangun narasi yang baik bagi NTT. Jaga nama baik NTT di mana saja kita berada. Sehingga pada gilirannya, orang mau berteman lama dengan kita untuk melakukan sejumlah hal baik bagi NTT,” tandas Gubernur.

--- Guche Montero

Komentar