Breaking News

NASIONAL Karolin: "Pro Ecclesia et Patria, Pro Bono Publico" 03 Mar 2016 07:50

Article image
Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik (PPPK), dr Karolin Margret Natasa. (Foto: Ist)
Seluruh pemuda dan pemudi Katolik di Indonesia harus ikut berpartisipasi dalam pembangunan bangsa.

DENPASAR, IndonesiaSatu.co -- Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik (PPPK), dr Karolin Margret Natasa meminta kepada seluruh pemuda dan pemudi Katolik di Indonesia harus ikut berpartisipasi dalam pembangunan bangsa. Hal ini disampaikan Carolin saat pelantikan para pengurus PK di wilayah Bali baru-baru ini di Gianyar Bali.

Menurutnya, sekalipun orang Katolik di Indonesia itu kecil, namun harus ikut berpartisipasi dalam setiap pembangunan yang ada. “Sangat diharapkan PK berperan akstif. Dengan ini nantinya mampu melahirkan pemimpin baru yang menjalankan mekanisme dan roda organisasi khususnya di wilayah Bali sesuai dengan slogan PK "Pro Ecclesia et Patria, Pro Bono Publico. Demi Gereja dan Bangsa. Kepentingan umum diatas kepentingan pribadi,” paparnya.

Sementara Pastor Rofinus Neto dan Brigjen Andreas Y Purwoko Bhakti dari Keuskupan Ordinariat Militer Indonesia sepakat jika orang katolik yang tergabung dalam organisasi PK harus berani tampil sebagai pemimpin di mana saja mereka berada. Orang katolik perlu menjadi pemimpin yang 100 persen katolik dan 100 persen orang Indonesia. Pastor Rofinus mengajak para kader untuk menjadi inisiator, pro aktif, terlibat dengan mempelajari situasi actual yang plural dan majemuk.

“Berpatokan dengan sebuah kalimatnon multa sed mutum, kecil dalam jumlah besar dalam kualitas,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum PK, yang merupakan perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua Umum Pemuda Katolik di Indonesia ini melantik sejumlah anggota Pemuda Katolik (PK) Komisariat Daerah (Komda), PK Komisariat Cabang (Komcab) Gianyar dan Denpasar, dan juga melaunching Satuan Tugas Tanggap Darurat (STTD) Provinsi Bali di Gianyar Bali.

Dalam sambutannya Carolin mengharapkan agar setelah pelantikan PK Komda dan Komcab Bali periode 2016 – 2019 ini semakin berkarya, bekerja, dan lebih gesit dalam mengemban tugas dan petaka yang telah diserahkan oleh Carolin dengan menyerahkan bendera putih berlogo PK yang kemudian di kibarkan oleh Herman Umbu Billy selaku ketua terpilih dari Bali. “Saya berharap, Komda dan Komcab PK Bali tidak banyak bicara, melainkan banyak bekerja setelah pelantikan ini menyusun susunan kerja. Dan adanya STTP ini diharap menjadi contoh baik bagi Komda lainnya,” jelasnya.

Usai dilantik dan resmi menjadi Ketua PK Komda Bali, Herman Umbu lanjut melantik Ketua PK Komcab Denpasar dan Gianyar, dan juga melantik tujuh care taker yang akan mengurus 7 cabang lain di Provinsi Bali diantaranya Karangasem dan Klungkung. Herman Umbu mengatakan melalui pelantikan PK Komda dan Komcab tersebut nantinya mampu membangun kader-kader dalam roda organisasi.

Tahun ini Bali adalah Daerah ketiga yang mengadakan Musyawarah Komisariat Daerah (Muskomda), setelah sebelumnya ada Aceh Tengah dan Palembang-Sumatera Barat. Setelah dari Bali, akan ada Kepulauan Riau, Lampung-Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah yang juga melakukan Muskomda dan Pelantikan Pengurus Komda. Selain itu telah banyak rencana program kerja yang dibentuk salah satunya adalah Satuan Tugas Tanggap Bencana (STTB).

“Diharapkan badan STTB ini akan bekerja secara efektif dan memberikan dampak yang baik bagi lingkungan di Bali. Tidak menutup kemungkinan bahwa badan ini dapat bekerja sama dengan Badan Penganggulangan Bencana Nasional, dan berafiliasi dengan Satgas (Satuan Tugas) daerah lain yang akan segera dibentuk,” paparnya.

--Arnold Yanssen

Komentar