INTERNASIONAL Kematian Tiga Orang Akibat Keracunan di Viktoria, Wanita Terduga Mengaku Beli Jamur dari Toko dan Supermarket 15 Aug 2023 13:43
Polisi Victoria, yang sedang menyelidiki kasus ini, mendesak orang-orang untuk menjauhi jamur liar dan hanya memakan jamur yang tersedia di supermarket.
VICTORIA, IndonesiaSatu.co -- Wanita yang menjadi pusat dugaan kasus keracunan jamur yang menewaskan tiga orang di Australia mengklaim bahwa dia membeli bahan-bahan tersebut dari dua toko terpisah.
Demikian pernyataan Wanita tersebut yang diberikan kepada polisi sebagaimana dikutip oleh penyiar publik ABC.
Dilansir dari CNN (15/8/2023), Erin Patterson (48), mengatakan dia ingin "membersihkan catatan" karena dia telah menjadi "sangat stres dan kewalahan oleh kematian" orang yang dicintainya, katanya seperti dikutip dalam sebuah pernyataan kepada polisi yang dikutip oleh ABC pada hari Senin (14/8/2023).
Patterson menyajikan makanan rumahan untuk mantan mertuanya Don dan Gail Patterson, saudara perempuan Gail Heather Wilkinson dan suami Heather, Ian Wilkinson, yang menjadi tamu di rumahnya di kota pedesaan Leongatha pada 29 Juli 2023, kata polisi Victoria.
Di antara empat kerabat yang datang untuk makan siang, tiga di antaranya meninggal dengan gejala keracunan jamur "cap kematian", kata polisi saat jumpa pers pekan lalu. Satu tetap dalam kondisi kritis di rumah sakit.
Polisi Victoria, yang sedang menyelidiki kasus ini, mendesak orang-orang untuk menjauhi jamur liar dan hanya memakan jamur yang tersedia di supermarket saat mereka mencoba untuk mengetahui rincian kasus tersebut.
Tapi Patterson mengklaim dia membeli jamur kering dari toko kelontong Asia di Melbourne beberapa bulan lalu dan jamur kancing dari jaringan supermarket baru-baru ini.
Dia mengatakan kedua set jamur itu digunakan dalam daging sapi Wellington yang dia masak dan disajikan saat makan siang keluarga, lapor ABC mengutip pernyataan Patterson.
“Saya berharap pernyataan ini dapat membantu dalam beberapa hal. Saya percaya jika orang lebih memahami latar belakangnya, mereka tidak akan terlalu cepat menghakimi,” kata Patterson seperti dikutip dalam laporan tersebut.
“Saya sekarang sangat terpukul memikirkan bahwa jamur ini mungkin telah menyebabkan penyakit yang diderita oleh orang yang saya cintai. Saya benar-benar ingin mengulangi bahwa saya sama sekali tidak punya alasan untuk menyakiti orang-orang yang saya cintai ini.”
Patterson belum ditangkap atau didakwa atas kematian tersebut.
Dalam percakapan penuh air mata dengan media lokal di luar rumahnya minggu lalu, Patterson sebelumnya membantah melakukan kesalahan.
Pernyataan lengkap Patterson kepada Polisi Victoria belum dipublikasikan. Itu juga yang kemudian diperoleh surat kabar The Age yang menerbitkan laporan yang sesuai dengan pemberitaan ABC.
Polisi Victoria menolak mengomentari pernyataan itu.
"Tidak ada pembaruan lebih lanjut tentang penyelidikan, dan kami tidak akan mengomentari bagian tertentu pada tahap ini," kata polisi kepada CNN pada hari Selasa.
Beef wellington adalah hidangan panggang yang membungkus potongan tenderloin panjang dengan kue dengan isian pâté atau jamur.
Dalam akun awal mereka minggu lalu, polisi mengatakan dua anak Patterson hadir pada makan siang keluarga akhir Juli tetapi tidak makan.
Namun menurut pelaporan ABC, pernyataan Patterson mengatakan bahwa anak-anak sedang pergi menonton bioskop. Malam berikutnya dia menyajikan sisa makanan tetapi membuang jamur untuk anak-anak karena mereka tidak menyukainya.
Polisi mengatakan mereka menggeledah rumah Patterson pada hari Sabtu dan menyita sejumlah benda untuk pengujian forensik. Polisi mengatakan mereka tetap berpikiran terbuka tentang apa yang terjadi dan penyelidikan sedang berlangsung. ***
--- Simon Leya
Komentar