Breaking News

REGIONAL Masa Tanggap Darurat Gempa Flores Berakhir, Basarnas: Operasi SAR Ditutup 14 Sep 2026 18:06

Article image
Basarnas dan tim gabungan saat evakuasi dampak gempa Flores. (Foto: Ist)
"Apabila di kemudian hari terdapat permintaan evakuasi maupun penemuan korban, maka operasi SAR gempa Flores akan dibuka kembali sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan,” ujar Fathur.

MAUMERE, IndonesiaSatu.co-- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menutup operasi SAR gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026).

Penutupan operasi tersebut seiring berakhirnya perpanjangan masa tanggap darurat yang berlangsung pada 29 Agustus hingga 12 September 2026.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman menjelaskan bahwa keputusan tersebut mempertimbangkan penurunan aktivitas gempa susulan serta perubahan status penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) menuju masa transisi pemulihan.

“Operasi SAR Gempa 7,7 SR resmi ditutup pada Sabtu, 12 September 2026, bersamaan dengan berakhirnya perpanjangan masa tanggap darurat,” ujar Fathur dalam keterangannya, Senin (14/9/2026). 

Fathur mengatakan, Basarnas bersama tim SAR gabungan melaksanakan operasi sejak hari pertama gempa pada 15 Agustus 2026. Operasi tersebut melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, Palang Merah Indonesia (PMI), relawan, dan berbagai potensi SAR untuk melakukan pencarian, pertolongan, serta evakuasi korban. 

Helikopter Dauphin Basarnas juga dikerahkan untuk mendukung evakuasi medis dan mobilisasi penanganan korban, pendistribusian bantuan, serta mobilisasi tenaga medis dari Kementerian Kesehatan. Fathur menerangkan, operasi SAR akan dibuka kembali apabila diperlukan.

“Apabila di kemudian hari terdapat permintaan evakuasi maupun penemuan korban, maka operasi SAR gempa Flores akan dibuka kembali sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan,” ujarnya. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim SAR gabungan atas dedikasi dan sinergi selama operasi. 

Sejak setelah peristiwa gempa tektonik mengguncang Flores pada 15 Agustus lalu, Basarnas bersama tim SAR gabungan kemudian melakukan operasi pencarian, pertolongan, dan evakuasi sejak hari pertama gempa hingga berakhirnya masa tanggap darurat pada 12 September 2026.

--- Guche Montero

Komentar