Breaking News

NASIONAL Menteri Risma dan Pramono Resmi Mundur di Kabinet Jokowi 08 Sep 2024 21:27

Article image
Tri Rismaharini disebut sudah mengirim surat pengunduran diri sebagai menteri sosial untuk fokus pada Pilgub Jatim 2024. (Foto: ANTARA)
Saat ini masih ada lima menteri PDI Perjuangan di kabinet Jokowi, juga seorang yang menduduki kursi wakil menteri.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Kader PDI Perjuangan yang masih menjadi Menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersisa lima orang setelah Tri Rismaharini (Risma) disetujui pengunduran dirinya dari jabatan Menteri Sosial (mensos).

Selain Risma, Jokowi juga menyebut Menseskab, Pramono Anung sudah mengajukan surat pengunduran diri.

Namun, surat pengunduran diri Pramono itu belum diteken oleh Presiden Jokowi.

"Pramono Anung juga sudah mengajukan pengunduran diri sebagai Menseskab, tapi belum saya tanda tangani," kata Jokowi usai meresmikan Fly Over Juanda, Sidoarjo, Jumat (6/9/2024).

Baik Pramono, maupun Risma sama-sama didorong PDI Perjuangan di Pilkada serentak 2024.

Pramono diusung PDI Perjuangan di Pilgub Jakarta, sementara Risma di Pilgub Jawa Timur (Jatim).

Diketahui, PDI Perjuangan pernah menjadi partai politik dengan jumlah kursi terbanyak di kabinet Jokowi.

Namun, kursi-kursi Menteri itu perlahan dilepas di ujung dua periode masa pemerintahan Jokowi.

Sebelumnya, pada reshuffle kabinet 19 Agustus 2024, Jokowi mencopot kader PDI Perjuangan, Yasonna Laoly dari jabatan Menteri hukum dan hak asasi manusia (Menkumham).

Jokowi menunjuk kader Partai Gerindra, Supratman Andi Agtas sebagai penggantinya.

Posisi Risma digantikan sementara oleh Menko PMK, Muhadjir Effendy.

Kader PDI Perjuangan lainnya, Pramono Anung, juga telah mengajukan pengunduran diri dari kabinet Jokowi.

Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menyebut hal itu karena pengunduran diri Pramono tertanggal 22 September.

"Pada prinsipnya, Presiden akan menyetujui. Beliau menghormati hak politik dari para menteri atau pejabat setingkat menteri untuk mencalonkan diri sebagai bakal calon kepala daerah," ujar Ari kepada wartawan di Jakarta.

Dengan demikian, saat ini masih ada lima menteri PDI Perjuangan di kabinet Jokowi, juga seorang yang menduduki kursi wakil menteri.

Berikut daftarnya:

-Sekretaris Kabinet, Pramono Anung.

-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono.

-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas.

-Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Puspayoga.

-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki

-Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo.

Dikabarkan, Presiden Jokowi pun membuka opsi akan melakukan perombakan atau reshuffle kabinet meski masa jabatannya akan berakhir pada Oktober mendatang.

Hal itu diutarakannya merespons pertanyaan wartawan terkait pengganti menteri-menteri yang mengundurkan diri.

"Ya, bisa (melakukan reshuffle kabinet)," kata Jokowi.

Selain Risma dan Pramono, kader PDI Perjuangan lain yakni Hasto Wardoyo juga diberitakan sebelumnya sudah mengajukan mundur dari Kepala BKKBN.

Hasto dicalonkan PDI Perjuangan untuk maju sebagai Cawalkot Yogyakarta pada Pilkada serentak 2024.

--- Guche Montero

Komentar