Breaking News

AKSI CSR Misi Kemanusiaan PHC: Respon Cepat Evakuasi Medis Selamatkan Balita ke RSUD Labuan Bajo 29 Apr 2026 09:32

Article image
Tim PHC bergerak cepat mengevakuasi seorang balita ke Labuan Bajo. (Foto: Dok. PHC)
Yoanna mengatakan, misi kemanusiaan ini dilakukan oleh PHC di bawah naungan Yayasan Artha Graha Peduli, dengan dukungan KSOP Labuan Bajo dan Pos SAR/Basarnas demi kelancaran serta keamanan proses penyelamatan.

LABUAN BAJO, IndonesiaSatu.co-- Tim Padar Heritage Conservation (PHC) menunjukkan solidaritas nyata dengan melakukan evakuasi medis darurat terhadap seorang balita berusia satu tahun bernama Khalif dari Pulau Komodo menuju RSUD Komodo Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (28/4/2026).

Khalif mengalami gastroenteritis akut disertai dehidrasi sehingga saat dievakuasi dalam keadaan kritis.

Pasien juga mengalami gangguan pembekuan darah yang membuat proses pemasangan infus di lokasi awal tidak berhasil, sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan lengkap.

Respon evakuasi medis bermula saat Tim PHC menerima laporan darurat dari kakek pasien, Abu Bakar, sekitar pukul 12.00 Wita.

Setelah berkoordinasi dan memastikan kondisi pasien bersama Bidan Fifi dari Puskesmas Pulau Komodo, diputuskan bahwa pasien harus segera dirujuk ke RSUD Labuan Bajo.

Menindaklanjuti hal itu, Tim PHC segera mengerahkan speedboat Seariders dari Pulau Padar menuju Pulau Komodo.

Pasien berhasil dijemput dan kapal berangkat menuju Labuan Bajo sekitar pukul 13.19 Wita, lalu tiba dengan selamat sekitar pukul 14.22 Wita. Khalif langsung dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Komodo.

Solidaritas dan Misi Kemanusiaan

Humas PHC, Yoanna Daely, mengatakan bahwa respon cepat penanganan menjadi prioritas utama, mengingat kondisi pasien yang masih balita dan tergolong darurat medis.

“Begitu menerima laporan dan memastikan kondisi pasien, kami segera mengerahkan tim untuk evakuasi. Penanganan cepat sangat penting karena pasien butuh perawatan intensif,” ujar Yoanna.

Yoanna mengatakan, misi kemanusiaan ini dilakukan oleh PHC di bawah naungan Yayasan Artha Graha Peduli, dengan dukungan KSOP Labuan Bajo dan Pos SAR/Basarnas demi kelancaran serta keamanan proses penyelamatan.

Yoanna menjelaskan, dalam vakuasi kemanusiaan tersebut, PHC menurunkan tiga personel yakni Kapten Irawan, kru kapal Aryo, serta Koordinator Lapangan Pos Padar, Darmin.

Sementara tenaga kesehatan dari Puskesmas Pulau Komodo juga turut mendampingi selama perjalanan laut hingga tiba di rumah sakit.

Selama evakuasi, pasien didampingi oleh kedua orang tuanya, Widodo dan Karmila, serta kerabat lainnya, Abu Bakar dan Ariansyah. 

PHC menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelayanan kemanusiaan dan tanggap darurat di wilayah kepulauan sekitar Taman Nasional Komodo dan Labuan Bajo.

"Ini adalah komitmen kami terhadap misi kemanusiaan dan bentuk solidaritas terhadap keselamatan sesama. Apalagi pasien yang masih balita dan keluarga pasien yang sangat membutuhkan pertolongan cepat," simpul Yoanna.

--- Guche Montero

Komentar