TAJUK Paus Fransiskus, Bapa Penuh Kasih Milik Bersama Dunia 22 Apr 2025 07:10
Paus Fransiskus adalah teladan dan inspirator, milik bersama seluruh dunia, kekayaan dunia yang tidak akan hilang dari sejarah.
Senin, 21 April 2025, lonceng berbunyi di lapangan Santo Petrus, Vatikan. Kardinal Kevin Joseph Farrell mengumumkan wafatnya Paus Fransiskus dengan kesedihan yang mendalam.
"Pada pukul 07.35 pagi ini (waktu setempat), Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa. Seluruh hidupnya didedikasikan untuk melayani Tuhan dan Gereja-Nya," ujar Kardinal Farrell sedih.
Kepergian Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik sedunia tidak hanya ditangisi oleh milyaran umat Katolik sedunia. Seluruh dunia berkabung atas meninggalnya Paus Fransiskus.
Presiden Donald Trump Amerika Serikat memerintahkan penurunan bendera setengah tiang di seluruh Amerika Serikat. Tidak ketinggalan militan Hamas, pemerintahan Palestina, presiden Iran, pemimpin Israel, dan semua yang bertikai-berperang berdiam mengirim pesan dukacita.
Paus Fransiskus adalah teladan dan inspirator, milik bersama seluruh dunia, kekayaan dunia yang tidak akan hilang dari sejarah.
Paus Fransiskus lahir pada 17 Desember 1936 di Buenos Aires, Argentina. Ia lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio. 20 Mei 1992, Bergoglio diangkat sebagai Uskup Agung Buenos Aires, menggantikan Kardinal Antonio Quarracino.
Selama masa jabatannya sebagai Kardinal, ia menolak kemewahan gereja dan memilih tinggal di apartemen sederhana, menunjukkan kesetiaan pada nilai kesederhanaan dan pelayanan.
Paus Fransiskus telah menjabat sebagai Paus ke-266 Gereja Katolik Roma sejak Maret 2013.
Bergoglio memilih nama Fransiskus sebagai penghormatan kepada Santo Fransiskus dari Asisi. Nama ini mencerminkan komitmennya terhadap kaum miskin, perdamaian, dan penjaga lingkungan hidup.
Selama masa kepemimpinannya, Paus Fransiskus merangkul semua kalangan lintas agama, tidak henti-hentinya menawarkan perdamaian, mengasihi kaum miskin dan terpinggirkan, dan mempromosikan dialog yang sehat antara iman dan ilmu pengetahuan.
Ia juga tidak henti-hentinya menyerukan penghentian perang, perlindungan terhadap buruh migran, korban perdagangan manusia, pengungsi, dan komunitas adat.
Salah satu harta karun peninggalan Paus Fransiskus adalah ensiklik Laudato Si (2016). Ensiklik ini telah menginspirasi manusia seluruh dunia untuk melakukan pertobatan ekologis, serta mengajak untuk terlibat dalam aksi dan kebijakan nyata untuk tidak merusak alam, bahkan harus merawat bumi dan seluruh ciptaan.
“Kita telah tumbuh berpikir bahwa kita adalah pemilik dan penguasa bumi, yang berhak untuk menjarahnya. Kekerasan yang ada dalam hati manusia yang terluka oleh dosa juga tercermin dalam gejala-gejala penyakit yang kita lihat di tanah, di air, di udara dan di semua bentuk kehidupan,” tulisnya dalam Laudato Si.
Paus Fransiskus meninggalkan kenangan dan harapan yang hidup, bahwa dunia tidak akan kehilangan sosok-sosok teladan kemanusiaan dan penuh kasih tidak terbatas kepada alam ciptaan.
Selamat Jalan Paus Fransiskus, Bapa Penuh Kasih Milik Dunia. Beristirahatlah dalam damai.
Salam Redaksi IndonesiaSatu.co.
Catatan: Selama Satu Minggu, Tajuk dari Redaksi IndonesiaSatu.co akan mengulas secara spesifik Ajaran, Tindakan, dan Kebijakan Paus Fransiskus selama memimpin Tahta Suci Vatikan.
Komentar