HANKAM Pembangunan Batalyon TNI AD di Nagekeo-Flores Dinilai Berdampak bagi Pertumbuhan Ekonomi Lokal 22 Jan 2025 16:01
TNI AD merencanakan akan membangun batalyon baru yaitu Yonif 746 di Nagekeo dan telah masuk dalam Renstra TNI.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Andriko Noto Susanto didampingi Dandim 1625/Ngada, Letkol Czi Deny Wahyu Setiyawan meninjau lahan pembangunan Batalyon Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Tanah TNI AD Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT, beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Nagekeo dan pejabat Pemprov NTT.
Melansir keterangan dari Pendam IX/ Udayana, Selasa (21/1/2025), pembangunan Batalyon ini bertujuan meningkatkan kesiapan operasional TNI di wilayah NTT, mendukung stabilitas keamanan, serta menciptakan kesejahteraan masyarakat.
Lokasi strategis di Aesesa diharapkan memberikan dampak positif bagi wilayah timur Indonesia.
Jalin Sinergi
Pj Gubernur NTT mengapresiasi sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam proyek ini.
"Selain memperkuat pertahanan, juga menjadi peluang pertumbuhan ekonomi lokal," kata Andriko.
Sebelumnya, diberitakan bahwa TNI AD merencanakan akan membangun batalyon baru yaitu Yonif 746 di Nagekeo dan telah masuk dalam Renstra TNI.
“Pembentukan Yonif 746 di Nagekeo telah masuk dalam Renstra TNI dan mudah-mudahan dapat direalisasikan pada tahun ini,” ungkap Dandim 1625/Ngada, Letkol Czi Deni Wahyu Setiyawan Rabu, (15/5/2024) lalu.
Lebih lanjut, Wahyu mengatakan bahwa pembangunan kesatuan baru setingkat Batalyon di wilayah Flores sangat dibutuhkan, mengingat tingginya hakekat ancaman yang timbul seiring dengan semakin pesatnya pertumbuhan pembangunan dan pariwisata di wilayah Flores, khususnya di Labuan Bajo.
--- Guche Montero
Komentar