Breaking News

INTERNASIONAL Perdana Menteri Netanyahu: Iran Sedang Siapkan Bom Nuklir untuk Hancurkan Israel 30 Oct 2024 19:25

Article image
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu. (Foto: DPA)
Netanyahu: Bagi Iran, jika Israel jatuh, banyak negara akan jatuh bersamanya. Seluruh Timur Tengah akan jatuh ke tangan Iran.

TEL AVIV, IndonesiaSatu.co -- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan Iran sedang mengembangkan bom nuklir dengan tujuan utama untuk menghancurkan Israel.

Dilansir DPA, Rabu (30/10/2024), pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu pada Senin lalu atau berselang tiga hari setelah Israel melancarkan serangan udara ke target-target militer Iran di Teheran, Sabtu (26/10/2024) dini hari waktu setempat.

Serangan ke Teheran merupakan tanggapan atas serangan Iran ke Israel pada tanggal 1 Oktober lalu sebagai reaksi atas terbunuhnya pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran dan seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Beirut.

"Iran sedang mengembangkan stok bom nuklir untuk menghancurkan kita. Rudal jarak jauh dan rudal antarbenua juga tengah dikembangkan Iran," ungkap Netanyahu seperti dikutip dari DPA.

Dalam pidato kepada para anggota parlemen Israel, Netanyahu menegaskan Iran dapat mengancam seluruh dunia kapan pun.

"Menghentikan program nuklir Iran adalah hal terpenting dalam agenda kita. Karena alasan yang jelas, saya tidak dapat berbagi dengan Anda semua rencana dan tindakan dalam hal ini," imbuhnya.

Netanyahu juga menyatakan, poros kejahatan fanatik yang dipimpin oleh Iran mengancam untuk “menghancurkan negara kita dan mengancam untuk mengambil alih negara lain”.

Menurutnya, Iran bercita-cita untuk menguasai wilayah Israel dan Israel dianggap sebagai "penghalang nyata di jalan Iran".

"Bagi Iran, jika Israel jatuh, banyak negara akan jatuh bersamanya. Seluruh Timur Tengah akan jatuh ke tangan Iran," kata Netanyahu.

Ia juga menegaskan akan mengupayakan perdamaian dengan negara-negara Arab setelah perang di Gaza dan Lebanon yang memicu kemarahan dunia internasional, terutama di kawasan Timur Tengah.

Sementara itu, pemerintah Iran berkali-kali menolak tudingan bahwa mereka sedang mengembangkan senjata nuklir dan justru menegaskan program teknologi militer mereka untuk tujuan damai.

--- Hendrik Penu