Breaking News

NASIONAL Peringatan Harlah Pancasila 1 Juni 2026; Prabowo-Megawati Bergandengan Tangan Usai Upacara 01 Jun 2026 23:37

Article image
Presiden Prabowo dan Megawati bergandengan tangan usai upacara peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni 2026. (Foto: Dok. Setpres)
Prabowo terlihat langsung menyambut uluran tangan Megawati, dan berjalan bergandengan tangan.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri tampak penuh senyum sambil bergandengan tangan usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kemenlu, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo awalnya turun dari mimbar upacara untuk menyalami para mantan Presiden dan Wapres terdahulu, mulai dari Megawati, Jusuf Kalla, dan Ma'ruf Amin.

Kemudian, Prabowo menyalami Wapres Gibran Rakabuming Raka, para Menteri Kabinet Merah Putih, hingga pimpinan DPD, DPR, dan MPR. Setelah itu, Prabowo masuk ke dalam sebuah ruangan, tepat di belakang mimbar upacara.

Prabowo tampak asyik berbincang-bincang dengan Jusuf Kalla, Ma'ruf Amin, Megawati, Seskab Teddy Indra Wijaya, dan Mensesneg Prasetyo Hadi. 

Di bagian belakang, Gibran terlihat hanya memantau. Putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu pun mengajak Ketua MPR Ahmad Muzani berbincang.

Selanjutnya, Megawati tampak hendak memegang tangan Prabowo. Namun, Prabowo menjauh karena mengira dirinya disuruh berjalan lebih dulu. Akan tetapi, Megawati ternyata bermaksud memegang tangan Prabowo.

Prabowo terlihat langsung menyambut uluran tangan Megawati, dan berjalan bergandengan tangan. Pasangan yang pernah berjuang bersama di Pilpres 2009 itu tampak semringah ketika meninggalkan ruangan di balik mimbar upacara.

Persaudaraan Kebangsaan

Menurut Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, kehangatan yang ditunjukkan Prabowo kepada Megawati mencerminkan semangat gotong royong dan persaudaraan kebangsaan, yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan.

“PDI Perjuangan merasa terhormat dan menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada Ibu Megawati Soekarnoputri dalam rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila,” ujar Hasto kepada wartawan.

“Kehangatan tersebut menunjukkan semangat gotong royong dan persaudaraan kebangsaan yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa saat ini,” sambungnya.

Hasto mengatakan, hubungan antara Megawati dan Prabowo yang selama ini berjalan baik serta dilandasi komitmen menjaga persatuan nasional. 

Selain itu, hubungan keduanya didasarkan pada semangat memperkuat ideologi Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. 

“Ibu Megawati dan Presiden Prabowo sama-sama menunjukkan penghormatan satu sama lain sebagai tokoh bangsa yang memiliki tanggung jawab sejarah terhadap masa depan Indonesia,” kata Hasto. 

Lebih lanjut, Hasto menyebut semangat Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan antarkomponen bangsa, dan menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan politik jangka pendek.

Oleh karena itu, hubungan baik antara Prabowo dan Megawati perlu dimaknai sebagai energi positif bagi bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Pancasila mengajarkan kita untuk membangun persatuan dalam keberagaman. Dalam semangat itulah hubungan baik antara Presiden Prabowo dan Ibu Megawati harus dimaknai sebagai energi positif bagi bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan,” pungkas Hasto.

--- Guche Montero

Komentar