Breaking News

REFLEKSI Pribadi Berjiwa Besar 27 Jan 2024 09:52

Article image
Pribadi berjiwa besar menjaga kehormatan dirinya dengan menjunjung martabat sesama.

Oleh Valens Daki-Soo

 

Sehari-hari kita mungkin akrab dengan petuah ini, "Jadilah pribadi yang berjiwa besar." Kita paham maksudnya meski jarang dijelaskan apa itu 'jiwa besar'.

Bisa jadi Anda seorang pembesar, namun belum tentu berjiwa besar.

Suatu ketika dompet saya jatuh di tempat parkir dekat kantor, dan keesokan harinya petugas parkir dengan wajah cerah mengembalikan dompet itu dalam kondisi utuh. Wajahnya tampak puas dan bangga karena kembalikan sesuatu yang bukan miliknya.

Dia bukan pembesar, tetapi di mata saya dia pribadi berjiwa besar.

Anda boleh jadi doktor lulusan universitas terkemuka dan pasti Anda hebat secara akademis. Namun jika Anda pendendam, mudah terbakar rasa iri dan tak mampu kelola emosi, dapat dipastikan Anda tak berjiwa besar.

Atau, saya punya kemampuan menulis prima dan karenanya dikenal banyak orang, tetapi kalau saya selalu menutup pintu terhadap sesama yang butuh pertolongan, saya hanyalah pria berjiwa kerdil dan tulisan-tulisan saya cocoknya masuk tempat sampah karena kehilangan nilai.

Pribadi berjiwa besar menjaga kehormatan dirinya dengan menjunjung martabat sesama. Kata-katanya berpengaruh dan kepribadiannya menyemburatkan wibawa, karena perilakunya dilandasi ketulusan, kasih dan respek sejati.

Pribadi berjiwa besar selalu ingin mengalirkan cinta untuk kehidupan. Dia sadar Tuhan telah memberinya banyak, dan karena itu dia bersemangat memantulkan kembali "gratia" (rahmat) yang gratis itu kepada sesama.

Oh ya, tentu saja pribadi berjiwa besar tidak luput dari kekurangan, kesalahan dan penderitaan. Namun dia terus bertumbuh dan tidak mau terpasung dalam pengalaman apapun yang menggoreskan luka. Dia bertumbuh dan terus bertumbuh.

Anda seorang yang berjiwa besar jika berprinsip "hidup ini diberi untuk memberi". ***

 

Penulis adalah peminat filsafat dan psikologi, pengusaha dan politisi, Pendiri & Pemimpin Umum IndonesiaSatu.co

Komentar