Breaking News

REGIONAL Resmi Buka Rakor Pembentukan Koperasi Merah Putih di NTT, Gubernur Melki Laka Lena: Kita Terus Dorong Pembentukan Kopdeskel secara Masif 09 May 2025 00:49

Article image
Gubernur NTT, Melki Laka Lena memberi sambutan saat membuka Rakor Pembentukan Koperasi Merah Putih. (Foto: Dok. Ist)
"Mari kita jaga dan kembangkan semangat gotong royong dan kekeluargaan melalui koperasi," harap Gubernur Melki.

KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih tingkat Provinsi NTT yang berlangsung di Aula Fernandez, Lantai 4 Kantor Gubernur NTT, Kamis (8/5/2025).

Rakor ini menjadi bagian dari strategi akselerasi program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Koperasi: Modal Sosial dan Ekonomi

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyebut koperasi sebagai modal sosial dan ekonomi yang sangat penting dalam pembangunan masyarakat dan daerah.

“Koperasi di NTT merupakan potensi besar, modal sosial dan ekonomi dalam bingkai pembangunan. Saat ini terdapat 3.094 unit koperasi aktif yang tersebar di 22 kabupaten/kota, dengan total anggota mencapai 1.330.314 orang,” beber Gubernur.

Gubernur Melki memaparkan bahwa total modal sendiri koperasi di NTT mencapai Rp 15,67 triliun; dengan total aset sebesar Rp 27,39 triliun dan Sisa Hasil Usaha (SHU) Tahun Buku 2024 mencapai Rp 246,33 miliar.

Menurutnya, data tersebut menjadi landasan kuat bagi Pemprov NTT dalam mendorong program Kopdeskel Merah Putih secara masif.

"Sebagai bagian dari program 100 hari kerja, Pemprov NTT menargetkan pembentukan 44 unit Kopdeskel Merah Putih; masing-masing kabupaten/kota diminta mengusulkan minimal dua koperasi," kata Gubernur.

Gubernur mengtakan, hingga saat ini telah masuk 67 usulan dari berbagai kabupaten/kota. Kabupaten Kupang mengusulkan terbanyak, yakni 11 koperasi.

Sementara itu, untuk mempercepat proses pendirian koperasi, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT saat ini sedang melakukan sosialisasi dan pendampingan langsung di wilayah Sumba, Alor, dan Kabupaten Kupang. Sesangkan daerah-daerah lain akan dijadwalkan segera menyusul.

Pada kesempatan itu, Gubernur Melki menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Kami berharap seluruh pihak di berbagai level pemerintahan; baik provinsi, kabupaten/kota, hingga desa/kelurahan, dapat mempercepat pelaksanaan program ini dengan kerja yang terukur dan dukungan anggaran yang memadai,” katanya.

Gubernur juga juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Kementerian Koperasi dan LPDB-KUMKM.

“Bapak Menteri Koperasi RI telah hadir langsung ke NTT dan melihat pembentukan Kopdeskel Merah Putih, khususnya di Kabupaten Kupang. Kehadiran tim kementerian dan LPDB hari ini juga sangat kami hargai dan apresiasi yang tinggi,” ungkapnya.

Pada akhir sambutannya, Gubernur Melki berharap agar Rakor tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan konsistensi semua pihak dalam melaksanakan program ini demi kesejahteraan bersama.

“Mari kita jaga dan kembangkan semangat gotong royong dan kekeluargaan melalui koperasi. Semoga Tuhan memberkati dengan pikiran, komitmen, dan tindakan nyata bagi kesejahteraan masyarakat NTT. Ayo Bangun NTT,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan Rakor tersebut sejumlah tokoh penting dari pusat maupun daerah; antara lain Staf Khusus Menteri Koperasi RI Bidang Pemberdayaan Media Koperasi, Sweeta Melania; Deputi Literasi dan Penyuluhan Kementerian Koperasi RI, Edy Haryana; Direktur Pengembangan Usaha LPDB, Afif Thosin Roy Akhmad; serta perwakilan Ikatan Notaris NTT.

Turut hadir pula para Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda, Kepala Dinas Koperasi dan UKM kabupaten/kota se-NTT, Kepala Dinas PMD, pimpinan perangkat daerah, pihak perbankan, dan Kanwil DJPB NTT.

--- Guche Montero

Komentar