Breaking News

AGAMA Ribuan OMK dan Umat se-TPAPT "JONIWANGGE-PD" Ikuti Ziarah Bersama Berpusat di Paroki Jopu 01 Jun 2024 14:57

Article image
Suasana Ziarah dan Devosi oleh OMK dan Umat se-TPAPT JONIWANGGE-PD berpusat di Paroki Maria Immaculata Jopu. (Foto: Che/IndonesiaSatu.co)
"Moment hari ini merupakan perjumpaan dalam iman, saling meneguhkan, mempererat tali persaudaraan (khususnya OMK se-TPAPT JONIWANGGE-PD), memperkuat solidaritas dan hidup dalam terang iman, harapan dan kasih sebagaimana teladan hidup Bunda Maria," sapa R

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Ribuan Orang Muda Katolik (OMK) dan umat beriman dalam regio Tim Pastoral Antar Paroki Tetangga (TPAPT); yakni Paroki Jopu, Paroki Moni, Paroki Wolowaru, Paroki Nggela, Kuasi Paroki Pe'ibenga dan Kuasi Paroki Demulaka (JONIWANGGE-PD), Jumat (31/5/2024) pagi, mengikuti Ziarah dan Devosi bersama sambil mengusung Patung Bunda Maria menuju "Gua Maria Ine Ata Lio" Paroki Santa Maria Immaculata Jopu.

Disaksikan media ini, ribuan OMK yang melebur bersama umat dari masing-masing Paroki, terbagi dalam dua rute perarakan sebelum bertemu di depan gereja Paroki Santa Maria Immaculata Jopu, Keuskupan Agung Ende (KAE).

Rute ziarah pertama mengambil titik start dari pertigaan Wolobheto menuju Gereja Paroki Jopu.

Mengikuti para pengusung Patung Bunda Maria, para peziarah dan OMK yang mengikuti rute pertama yakni dari Kuasi Paroki Pe'ibenga, Paroki Moni dan Paroki Wolowaru.

Sementara itu, rute ziarah kedua mengambil titik start dari depan kantor Desa Jopu diikuti OMK dan para peziarah dari Paroki Nggela dan Kuasi Paroki Demulaka.

Selama perarakan Patung Bunda Maria, OMK dan segenap umat bernyanyi dan berdoa Rosario dengan merenungkan Peristiwa-Peristiwa Rorasio sambil melantunkan berbagai intensi doa.

Selama perarakan berlangsung, pengamanan arus lalu lintas langsung diatur oleh Kapolsek Wolowaru beserta jajaran, dibantu Panitia dan seksi Keamanan dari Panitia dan OMK Paroki Jopu.

Kedua rute ziarah akhirnya betemu di depan Gereja Paroki Jopu dan disambut dengan seremoni penerimaan, tarian penyambutan, dan pengalungan khas Lio-Ende.

Dalam sapaan penyambutan, Pastor Paroki Santa Maria Immaculata Jopu, RD. Frengky Siga Meze, Pr, mengatakan bahwa momentum ziarah dan devosi tersebut bertepatan ketika Gereja sejagat merayakan Peristiwa Santa Maria mengunjungi Elisabeth, Saudaranya.

"Moment hari ini merupakan perjumpaan dalam iman, saling meneguhkan, mempererat tali persaudaraan (khususnya OMK se-TPAPT JONIWANGGE-PD),

memperkuat solidaritas dan hidup dalam terang iman, harapan dan kasih sebagaimana teladan hidup Bunda Maria," sapa Romo Frengky.

Segenap OMK dan umat beriman kemudian diarahkan menuju pelataran Paroki Jopu dan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi Bersama yang dipimpin RD. Rion Bango, Pr, selaku konsebran didampingi para Pastor Paroki, Pastor Rekan dan Pastor Moderator OMK se-TPAPT JONIWANGGE-PD selaku imam konselebrantes.

Perayaan Ekaristi yang mengangkat Tema "Satu Dalam Perjumpaan dan Persaudaraan" tampak agung dan meriah oleh Koor yang dibawakan oleh masing-masing OMK se-TPAPT JONIWANGGE-PD.

OMK: Pioner dan Agen Perubahan Gereja

Dalam sambutannya, Romo Rion Bango, Pr menekankan bahwa Orang Muda Katolik (OMK) adalah pioner dan agen perubahan Gereja.

"OMK harus jadi pioner: unggul, berpartisipasi, terlibat aktif serta menjadi penggerak yang menentukan masa depan gereja. Hari ini, mereka hadir dalam satu warna persaudaraan di atas dasar iman dan Kasih," ungkap Romo Rion.

"Jika Presiden RI Pertama (Soekarno) butuh 10 pemuda untuk mengubah dunia, maka hari ini ada seribu orang muda yang siap menjadi pioner dan agen perubahan Gereja, masyarakat dan bangsa," kata Romo Rion memotivasi sembari menyampaikan ucapan terima kasih atas nama Pastor Paroki Jopu, DPP, Panitia dan segenap umat Paroki Jopu.

Sementara Ketua TPAPT JONIWANGGE-PD, RD. Yoseph Liwu, Pr, dalam sambutannya menyebut dua makna penting dari moment ziarah tersebut;

Pertama, makna ziarah ialah memperkuat persaudaraan dalam Kristus melalui Bunda Maria (Per Marim ad Jesum).

"Bunda Maria tetap menjadi contoh dan teladan hidup kita yang setia, rendah hati, rela berkorban dan pasrah yang total pada kehendak Allah," kata Romo Yos.

Kedua, jangan pernah merasa rugi berkorban untuk persaudaraan.

"Jangan pernah berhitung (untung-rugi) untuk membangun dan merawat persaudaraan. Orang Muda harus kuat menghadapi arus zaman; lawan dengan iman, lawan dengan persaudaraan yang kuat," ajak Romo Yos sambil menginformasikan bahwa tahun depan moment serupa akan dilakukan di Kuasi Paroki Pe'ibenga.

Di sela-sela acara, Pastor Paroki Wolowaru, P. Sergius H. Ratu, SVD, menyebut OMK sebagai Tulang Punggung Gereja yang melekat dengan Tritugas Kristus; sebagai Imam, Raja dan Nabi, dengan berusaha menjadi teladan dan spirit positif bagi sesama OMK, umat beriman maupun lingkungan sosial.

"Sebagai Pengikut Kristus, OMK terikat dengan tugas Perutusan; terlibat langsung dalam karya pelayanan, memberi kesaksian iman dan mewartakan kebajikan dalam hidup sehari-hari," kata Pater Sergi.

Pater Sergi mengharapkan agar segenap OMK harus mampu membuktikan sikap iman lewat komitmen, kerjasama, persaudaraan, partisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan rohani maupun jasmani serta menunjukkan karya-karya nyata OMK.

"Momentum Ziarah pada Bulan Maria ini harus membawa spirit baru bagi OMK; menjadi Garam dan Terang bagi sesama serta siap memberi kesaksian dalam setiap karya pelayanan. Mari kita mendukung orang-orang muda kita, karena merekalah tulang punggung Gereja," ajak Pater Sergi.

Anggota OMK Kuasi Paroki Paroki Pe'ibenga, Chelsy memberi kesan bahwa OMK harus menunjukkan eksistensi dan jati diri sebagai salah satu pilar penting dalam Gereja.

"Makna penting dari moment hari ini yakni bagaimana OMK se-TPAPT JONIWANGGE-PD harus menunjukkan jati diri dan komitmen sebagai agen perubahan dan masa depan Gereja," kesan Chelsy.

"Dengan semangat persaudaraan, kekompakan, kasih dan solidaritas, kami selalu yakin dan optimis bahwa OMK adalah wajah Gereja yang sekarang dan masa depan," kesan Patris, anggota OMK dari Kuasi Paroki Demulaka.

Usai perayaan Ekaristi Kudus, acara dilanjutkan dengan resepsi bersama dan acara fraternitas lintas OMK se-TPAPT JONIWANGGE-PD di Aula Paroki Jopu.

--- Guche Montero

Komentar