AGAMA Ribuan Umat Hadiri Misa Pembuka "Maria Road to Pantura" 05 May 2025 21:04
"Mari meneladani Bunda Maria dengan merawat bumi sebagai saudara dan sumber kehidupan kita," ajak Romo Edi.
ENDE, IndonesiaSatu.co-- Ribuan umat Kevikepan Ende menghadiri Misa Pembuka ziarah "Maria Road to Pantura" yang berlangsung di lapangan Sepakbola Kuasi Paroki Malaikat Agung Gabriel, Kanaan Kanaan Kamubheka, Kecamatan Maukaro, Ende, Sabtu (3/5/2025).
Perayaan ekaristi dengan tema "Bersama Maria di Utara: Merawat Bumi Sebagai Saudara" dipimpin oleh Vikaris Episkopal (Vikep) Ende, RD. Frederikus B. Wea Dopo, didampingi para imam konselebrantes dari 14 Paroki/Kuasi di wilayah Pantai Utara (Pantura) Ende.
Meneladani Bunda Maria
Dalam kotbahnya, RD. Edi Dopo, menekankan bahwa kehadiran Bunda Maria dalam ziarah ini adalah bagian dari sejarah keselamatan, di mana Maria memperkenalkan Yesus sebagai Putra Allah.
"Melalui Bunda Maria, kita mengenal siapa Putera-Nya. Maria adalah wanita beriman yang patut kita teladani karena keteguhan iman dan harapannya kepada Tuhan, bahkan saat menyaksikan penderitaan Puteranya," kata Romo Edi.
Romo Edi menerangkan bahwa Patung Arca Bunda Maria yang akan diarak melintasi 14 Paroki/Kuasi di wilayah Pantura, merupakan bagian dari rangkaian ziarah iman selama Bulan Mei.
"Bunda Maria bukan untuk disembah, tetapi dihormati, sebagaimana seorang anak menghormati ibunya. Kita menghormati Bunda Maria karena kepercayaannya yang luar biasa kepada Tuhan," lanjut Romo Edi.
Romo Edi juga menyebut Bunda Maria sebagai "Eva baru", sumber kehidupan; tidak hanya bagi umat manusia, tetapi juga bagi seluruh ciptaan.
Kepada umat, Romo Edi mengingatkan pentingnya menjaga dan mengelola potensi alam yang melimpah di wilayah Pantura sebagai wujud iman dan tanggung jawab bersama.
"Mari meneladani Bunda Maria dengan merawat bumi sebagai saudara dan sumber kehidupan kita," ajak Romo Edi.
Sementara itu, Ketua Panitia "Maria Road to Pantura", Dr. drg. Dominikus Minggu Mere, yang hadir pada Misa Pembukaan, menerangkan bahwa kepanitiaan telah dibentuk sejak Januari 2025 di Paroki St. Mikhael Kotabaru.
Dijelaskan Wakil Bupati Ende itu, Panitia dipercaya menyelenggarakan empat kegiatan utama; yakni misa pembukaan, perarakan Arca Bunda Maria mengelilingi 14 Paroki/Kuasi di wilayah Pantura, Seminar Sehari, serta misa penutupan.
"Atas nama Panitia, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung acara ini dengan caranya masing-masing," ungkap Dokter Domi Mere.
Dokter Domi Mere mengajak segenap umat untuk meneladani kerendahan hati Bunda Maria melalui jawabannya kepada Malaikat Gabriel: "Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu."
"Mari menjadikan moment suci ini sebagai ziarah rohani dan pendalaman spiritual sambil meneladani kerendahan hati dan kesetiaan Bunda Maria kepada Tuhan," ajak Dokter Domi Mere.
Turut hadir dalam Ekaristi pembukaan tersebut Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, beberapa anggota DPRD Ende, para tokoh masyarakat, para tokoh adat serta ribuan umat dari berbagai penjuru.
--- Guche Montero
Komentar