BOLA Sanksi Indonesia Dicabut, FIFA Terus Cari Solusi Untuk Kuwait dan Benin 14 May 2016 01:41
"Pemerintah Indonesia telah memberi tahu kami bahwa keputusan-keputusan yang menyebabkan skors itu telah dicabut…."
JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Federasi sepak bola dunia atau FIFA secara resmi mencabut sanksi untuk sepak bola Indonesia pada awal pelaksanaan Kongres FIFA di Meksiko, Jumat (13/5). "Dewan FIFA hari ini memutuskan untuk mencabut penangguhan dari Indonesia," tulis federasi sepak bola dunia dalam akun media sosialnya.
Pencabutan sanksi Indonesia oleh FIFA sebenarnya sudah diprediksi sebelumnya, setelah pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengirimkan surat secara resmi terkait pencabutan pembekuan PSSI.
Pencabutan pembekuan PSSI yang dilakukan sejak 17 April 2015 oleh pemerintah pada Selasa (10/5) merupakan syarat utama bagi Indonesia agar terbebas dari sanksi FIFA yang diturunkan sejak 30 Mei 2015.
Seperti dikatakan Presiden FIFA, Gianni Infantino, seperti dikutip Reuters, Jumat (13/5) bahwa keputusan mengenai Indonesia, salah satu pasar sepak bola terbesar di Asia, diambil oleh Dewan FIFA setelah pemerintah sepakat untuk mencabut keputusan-keputusan yang dipertimbangkan sebagai intervensi konstitusi yang tidak dapat diterima terhadap federasi sepak bola.
"Pemerintah Indonesia telah memberi tahu kami bahwa keputusan-keputusan yang menyebabkan skors itu telah dicabut," kata Infantino.
Dengan adanya pencabutan sanksi dari federasi sepak bola dunia itu, sepak bola Indonesia bisa dipastikan tidak dikucilkan lagi dari kancah internasional. Karena selama menjalani sanksi, aktivitas internasional sepak bola Tanah Air terhenti.
Timnas Indonesia dari beberapa lapisan dipastikan akan kembali aktif. Apalagi, Indonesia akan menghadapi beberapa kejuaraan internasional diantaranya akan turun di Asian Youth Games 2017, SEA Games 2017 hingga persiapan menghadapi Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
FIFA, setelah berulang kali memberikan peringatan untuk mencari jalan keluar terhadap perselisihan ini, kemudian menskors negara ini, membuat Indonesia tidak dapat berpartisipasi pada kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019.
Sementara itu, Infantino menambahkan bahwa kasus-kasus yang melibatkan Kuwait dan Benin akan segera dicarikan jalan keluarnya. "Saya sangat sedih untuk berada di sini dan harus mengajukan kepada Anda bahwa kami menskors dua asosiasi," kata Infantino.
"Di sisi lain, kami perlu melindungi asosiasi-asosiasi kami dari intervensi pemerintah, itu merupakan satu dari dua tugas utama kami," imbuh Infantino.
Asosiasi sepak bola Kuwait (KFA) diskors FIFA pada Oktober setelah badan sepak bola itu mengatakan rancangan hukum olahraga yang sedang dibuat merupakan intervensi terhadap asosiasi sepak bola negara itu.
--- Sandy Javia
Komentar