GAYA HIDUP Sering Bandingkan Diri di Media Sosial? Ini Dampak Algoritma terhadap Kepercayaan Diri Anak Muda 15 Aug 2026 11:30
Konten yang terus muncul di media sosial bukan sekadar hiburan, tetapi bisa ikut membentuk cara anak muda melihat diri sendiri dan menentukan standar kesuksesan
JAKARTA IndonesiaSatu.co – Media sosial kini menjadi bagian dari keseharian anak muda. Setiap pengguna mendapatkan konten yang berbeda berdasarkan aktivitas dan interaksi mereka. Algoritma kemudian terus menampilkan konten yang dianggap menarik, mulai dari gaya hidup, penampilan, pencapaian karier, hingga kehidupan orang lain yang terlihat sempurna.
Paparan konten tersebut tanpa disadari dapat memengaruhi cara seseorang memandang dirinya sendiri. Ketika terus melihat orang lain yang dianggap lebih sukses, menarik, atau produktif, sebagian anak muda mulai membandingkan kehidupannya dengan apa yang muncul di layar.
Masalahnya, konten media sosial tidak selalu menggambarkan kehidupan secara utuh. Foto yang terlihat sempurna bisa melalui berbagai proses penyuntingan, sementara pencapaian seseorang biasanya hanya menampilkan sisi terbaiknya. Perbandingan dengan gambaran tersebut dapat membuat standar pribadi menjadi semakin tinggi dan sulit dicapai.
Algoritma juga dapat menciptakan pola berulang. Ketika seseorang sering berinteraksi dengan konten tertentu, platform akan semakin banyak menampilkan konten serupa. Akibatnya, pengguna bisa terus berada dalam lingkungan digital yang memperkuat pandangan tertentu tentang penampilan, kesuksesan, atau gaya hidup ideal.
Karena itu, penting bagi anak muda untuk lebih sadar terhadap apa yang mereka konsumsi di media sosial. Mengatur waktu penggunaan, mengikuti konten yang lebih beragam, dan berhenti membandingkan kehidupan nyata dengan tampilan di media sosial dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kepercayaan diri.
--- Stella Josephine
Komentar