REGIONAL Silaturahmi Idul Fitri 2026, Gubernur Melki: Mempererat Toleransi dan Memperkuat Kolaborasi 22 Mar 2026 11:25
"Mari kita terus berkolaborasi mewujudkan kesejahteraan masyarakat NTT secara berkelanjutan,” ajak Gubernur.
KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengatakan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, memiliki makna yang lebih luas dari sekadar perayaan keagamaan.
Gubernur Melki menyebut, Idul Fitri menjadi landasan moral untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTT dan Forkopimda.
Hal itu disampaikan Gubernur saat mengunjungi kediaman sejumlah pimpinan Forkopimda Provinsi NTT, di antaranya Komandan Lanud El Tari Marsma TNI Somad, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, Ketua MUI Provinsi NTT H. Muhammad S. Wongso, serta anggota DPRD Provinsi NTT NTT H. Mohammad Ansor, pada Sabtu (21/3/2026).
“Makna Idul Fitri tidak hanya sebatas perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi landasan moral untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah Provinsi NTT dan Forkopimda,” ujar Gubernur Melki.
Menurut Gubernur Melki, nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Fitri harus menjadi semangat bersama dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Semangat saling memaafkan, mempererat persaudaraan, dan membangun kepercayaan menjadi kunci dalam menciptakan koordinasi yang harmonis dan efektif,” ungkapnya.
Gubernur Melki berharap, silaturahmi Idul Fitri bisa membangun komitmen bersama seluruh unsur pimpinan daerah untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan dan mempercepat pembangunan.
“Mari kita terus berkolaborasi mewujudkan kesejahteraan masyarakat NTT secara berkelanjutan,” ajaknya.
--- Guche Montero
Komentar