INTERNASIONAL Tahun 2025, Target Pertumbuhan PDB China 5 % 04 Mar 2025 23:26
Dilansir media CNA, jika prediksi itu benar, ini akan menjadi tahun ketiga secara berturut-turut sejak 2023 China mempertahankan target pertumbuhan 5 persen.
BEIJING, IndonesiaSatu.co -- Target pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Republik Rakyat Tiongkok atau China pada tahun 2025 kemungkinan besar tetap berada di kisaran 5 persen. Prediksi ini disampaikan para analis dan lembaga keuangan berdasarkan target-target ekonomi yang telah ditetapkan oleh 31 provinsi, kotamadya, dan daerah otonom di China.
Dilansir media CNA, jika prediksi itu benar, ini akan menjadi tahun ketiga secara berturut-turut sejak 2023 China mempertahankan target pertumbuhan 5 persen.
Para pengamat juga memperkirakan China akan menerapkan lebih banyak kebijakan yang mendorong konsumsi domestik dan memajukan kecerdasan buatan (AI) demi mencapai target pertumbuhan nasional yang tercantum dalam laporan provinsi.
Target pertumbuhan di China yang dipantau seluruh dunia akan diungkapkan dalam laporan perdana menteri pada pembukaan Kongres Rakyat Nasional (NPC) pada Rabu (5/3/2025) sebagai bagian dari ajang tahunan Dua Sesi.
Dua Sesi dikenal juga dengan nama lianghui dalam bahasa Mandarin. Ini adalah ajang politik tahunan maha penting di China, terdiri dari NPC, rapat anggota legislatif dan Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China, badan penasihat politik tertinggi di Tiongkok.
Sebelumnya pada 28 Februari lalu, Presiden Xi Jinping memimpin rapat politburo untuk membahas laporan kerja pemerintah. Di hari yang sama, media pemerintah Xinhua mempublikasikan pernyataan Xi yang mengaku yakin akan pertumbuhan ekonomi China, di tengah ancaman dan tantangan dari dalam dan luar negeri.
CNA menganalisis laporan kerja dari 31 pemerintah daerah dan menemukan bahwa sebagian besar menargetkan pertumbuhan PDB antara 5,0 dan 5,5 persen, dengan rata-rata 5,3 persen - sedikit di bawah 5,4 persen pada tahun 2024.
"Jumlah total dari target provinsi seharusnya masih cukup untuk mencapai target ‘sekitar 5 persen’, dan para pembuat kebijakan mungkin memilih mengulangi target tersebut sebagai bentuk kepercayaan diri," kata Lynn Song, kepala ekonom ING untuk China Raya.
Para analis menggambarkan potensi target sekitar 5 persen sebagai target yang realistis namun masih menunjukkan kehati-hatian dan menandakan kepercayaan diri China dalam menopang ekonominya di tengah berbagai tantangan.
---R.Kono
Komentar