Breaking News

BOLA Shin Tae-yong Lakukan 3 Blunder, Timnas Indonesia Keok Lawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026 16 Oct 2024 09:57

Article image
Timnas Indonesia keok lawan China. (Foto: Tribun News)
Meski China memang meraih hasil buruk pada tiga pertandingan terakhir, tidak seharusnya Shin Tae-yong menganggap mudah lawannya.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Timnas Indonesia keok lawan China. Dengan modal menahan imbang tiga negara yang termasuk tim kuat level Asia, yakni Australia, Arab Saudi, dan Bahrain, Indonesia bertandang ke kandang China dengan percaya diri yang berlebihan.

Harapan publik Tanah Air agar anak asuh Shin Tae-yong membawa tiga poin perdana gagal total. Ini karena pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong melakukan beberapa blunder pada pertandingan melawan China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang berlangsung di Qingdao Youth Football Stadium, Selasa (15/10/2024). Indonesia keok dengan skor 2-1.

Dua gol dari China tercipta pada babak pertama yang dicetak oleh Behram Abduweli (21') dan Zhang Yuning (44').

Sedangkan gol balasan dari Timnas Indonesia dicetak oleh Thom Haye pada babak kedua.

Jika dilihat dari statistik secara keseluruhan, Timnas Indonesia harusnya bisa memenangi laga.

Kekalahan dari China disebabkan oleh blunder dari Shin Tae-yong.

Setidaknya ada tiga strategi dari Shin Tae-yong yang cukup dipertanyakan, berikut ulasannya seperti dilansir Tribunwow (16/10/2024):

1. Menyepelekan China

Shin Tae-yong nampaknya cukup menyepelekan lawan yang dihadapi Timnas Indonesia.

Hal itu terlihat dari susunan pemain yang dimainkan oleh Shin Tae-yong.

Selain itu, berdasarkan kabar yang beredar, sesi latihan para pemain Timnas Indonesia jelang lawan China terlihat cukup santai.

Meski China memang meraih hasil buruk pada tiga pertandingan terakhir, tidak seharusnya Shin Tae-yong menganggap mudah lawannya.

China sebelumnya kalah beruntun di tiga laga Grup C, yakni saat lawan Jepang, Arab Saudi dan Australia.

Sebaliknya, Timnas Indonesia bisa menahan imbang Arab Saudi dan Australia dan hampir menang lawan Bahrain.

2. Tidak Menurunkan Skuad Utama

Shin Tae-yong tidak menurunkan skuad utama saat lawan China.

Terlepas dua pemain yang cedera, seperti Jordi Amat dan Shandy Wals, Thom Haye justru dicadangkan oleh Shin Tae-yong.

Sedangkan beberapa pemain yang sebelumnya bukan starter justru dimainkan sejak awal, seperti Asnawi Mangkualam dan Shayne Pattynama.

Benar saja, penampilan keduanya banyak mendapatkan sorotan negatif dari para pengamat dan pengdukung Timnas Indonesia.

Shayne Pattynama menjadi penyebab terjadinya gol pertama China.

Dirinya terlalu berani mengambil risiko dengan tidak langsung mengamankan bola hingga akhirnya bisa diambil oleh pemain China.

Sedangkan Asnawi Mangkualam terlihat sering kehilangan bola.

Asnawi juga lebih banyak bermain individual.

3. Respons Pergantian Pemain Lambat

Blunder Shin Tae-yong tersebut, sebenarnya bisa saja diperbaiki pada babak kedua.

Namun respons Shin Tae-yong cukup lambat dalam melakukan pergantian pemain.

Pada awal babak kedua, Shin Tae-yong melakukan pergantian terhadap Mees Hilgers, Shayne Pattynama dan Witan Sulaeman.

Pemain yang dimasukkan adalah Rizky Ridho, Thom Haye dan Marselino Ferdinan.

Sedangkan pergantian selanjutnya baru dilakukan pada menit ke-85 dengan memasukkan Pratama Arhan dan Malik Risaldi menggantikan Asnawi Mangkualam dan Ivar Jenner.

Pergantian pemain itu sempat membuahkan gol untuk Timnas Indonesia.

Berawal dari lemparan andalan jarak jauh Pratama Arhan, bola liar bisa dimaksimalkan oleh Thom Haye menjadi gol.

Sejak gol itu, semangat Timnas Indonesia pastinya meningkat.

Namun sayangnya, pertandingan sudah hampir selesai.***

 

--- Simon Leya

Komentar