Breaking News

BERITA 566 Santri Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo: Ada 31 SPPG Tak Berizin 02 Sep 2026 16:59

Article image
Ratusan santri keracunan MBG di Sidoarjo. (Foto: ANTARA)
Jumlah korban keracunan MBG hingga Rabu (2/9/26) mencapai 566 orang.

SURABAYA, IndonesiaSatu.co-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melakukan pengecekan langsung ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah Tanggulangin buntut 566 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam keracunan usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn, menyebut ada 31 SPPG di wilayahnya yang belum mengantongi izin. 

Bupati mengatakan, saat ini terdapat 170 SPPG yang berdiri di Kabupaten Sidoarjo. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31 SPPG disebut masih belum memiliki izin.

"Total berdiri BGN yang ada di Sidoarjo 170. Yang masih belum ada izin yaitu 31, sementara tak suruh berhenti dulu. Tadi kita sampaikan kepada BGN Pusat, jadi betul-betul ada pengawasan yang ekstra. Jangan sampai terjadi hal-hal yang seperti ini lagi," kata Subandi kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

Di sisi lain, Bupati Subandi memastikan kondisi para santri yang sempat dirawat akibat keracunan berangsur membaik. Ia menyebut gejala yang tersisa saat ini hanya diare dan sebagian pasien sudah diperbolehkan pulang.

"Sementara hanya diare-diare hari ini juga sudah turun semua. Berarti hampir sebagian pasien dipulangkan karena kondisinya membaik ," ujarnya.

Subdandi turut membantah kabar yang sempat beredar mengenai adanya korban jiwa dalam peristiwa ini. Hal itu disampaikannya setelah memantau langsung kondisi pasien di tiga rumah sakit rujukan.

"Semua pasien tertangani dengan baik. Kalau ada berita yang meninggal, itu tidak benar. Kita sudah pastikan ada di tiga rumah sakit. Saya tadi sudah cek sampai dua kali di sini, kita kontrol semuanya sudah tertangani dengan baik," tuturnya.

Bupati Subandi juga meminta para wali santri untuk tetap tenang dan tidak khawatir karena pemerintah daerah telah menginstruksikan pihak rumah sakit menuntaskan perawatan sebelum memulangkan pasien.

"Saya menghimbau, bapak wali santri semuanya tidak usah khawatir. Sampai anak panjenengan semua akan sembuh. Ya, karena sudah kita instruksikan direktur rumah sakit sampai anak ini selesai semuanya baru kita bolehkan pulang. Jadi tidak usah khawatir," pungkasnya.

Jumlah korban keracunan MBG hingga Rabu (2/9/26) mencapai 566 orang.

--- Guche Montero

Komentar