REGIONAL Bahas Agenda Pembangunan NTT Bersama Kepala Bappenas, Melki Laka Lena: Ini Wujud Kolaborasi dn Sinergi antara Pusat dan Daerah 06 Feb 2025 00:00
"Ini adalah kerja kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah,” ungkap Melki.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Gubernur Terpilih Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024-2029, Emanuel Melkiades Laka Lena, beraudiensi dengan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rahmat Pambudy, di kediamannya di Jakarta, Senin (3/2/2025).
Pertemuan tersebut membahas agenda pembangunan di berbagai sektor di NTT.
“Sebagai Gubernur terpilih NTT, kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Hari ini, kami berkesempatan berdiskusi terkait pembangunan NTT dengan Pak Menteri Bappenas,” kata Melki.
Politisi Partai Golkar itu memberi apresiasi atas dukungan Menteri Bappenas yang telah lama terikat dengan NTT dan memiliki visi yang sama.
"Kami memiliki visi yang sama yakni menjadikan NTT sehat, cerdas, maju, sejahtera, dan berkelanjutan," kata Melki.
Melki menekankan pentingnya kemajuan di beberapa bidang utama; seperti infrastruktur jalan, rumah sakit, transportasi laut, pertanian, peternakan, serta potensi laut dan perikanan di NTT.
“Sebagai Gubernur NTT terpilih, kami memiliki semangat yang sama dengan Pak Menteri, semangat "Ayo Bangun NTT." Ini adalah kerja kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah,” ungkap Melki terkait pertemuan tersebut.
Hadir mendampingi Melki dalam pertemuan tersebut tokoh nasional, Rikard Bagun dan tokoh Diaspora NTT Jakarta, Yos Nggarang.
Diagendakan, selain bertemu Kepala Bappenas, Melki juga akan berdialog dan beraudiensi dengan beberapa Kementerian dan Lembaga dalam Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Agenda safari tersebut sebagai wujud komitmen Melki Laka Lena yang terus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna mendukung visi-misi dan program kerja selama kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur terpilih, Johni Asadoma, lima tahun ke depan.
Gotong Royong Bangun NTT
Untuk diketahui, salah satu program yang diusung pasangan Melki-Johni yakni "Satu Desa, Satu Produk Unggulan.
Diterangkan, program tersebut bertujuan untuk mendorong setiap desa menghasilkan produk unggulan yang dapat diproses menjadi barang setengah jadi atau barang jadi, guna meningkatkan perekonomian lokal.
“Kami akan memulai dari 22 kabupaten/kota dengan masing-masing dua desa sebagai proyek percontohan. Setiap desa akan menerima anggaran Rp 500 juta dari provinsi, yang bersumber dari APBD I dan APBN untuk pengembangan produk unggulan,” kata Melki saat perayaaan Natal Oikumene bersama tenaga pendamping profesional NTT, pertengahan Januari 2025 lalu.
Melki menerangkan, program tersebut merupakan bagian dari strategi kolaborasi dengan pemerintah pusat, termasuk dukungan dari berbagai kementerian; seperti Kementerian Desa, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pendidikan Tinggi.
Selain itu, Melki juga mendorong pendamping desa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terlibat aktif dalam pengembangan unit usaha desa yang sah dan halal.
"Program ini akan terintegrasi dengan program pusat seperti Makan Bergizi Gratis yang membutuhkan bahan baku dari desa-desa di NTT," katanya.
Waketum DPP Partai Golkar itu optimis, melalui sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, niscaya segala program prioritas yang dicanangkan dapat terwujud, juga berkat dukungan setiap elemen dalam spirit gotong royong Bangun NTT.
--- Guche Montero
Komentar