Breaking News

KEUANGAN BTN Akan Salurkan Kredit Konstruksi 23 Mar 2017 16:39

Article image
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk, Maryono (Foto: Ist)
Sesuai dengan syarat dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja nomor 36 tahun2016, kredit ini hanya diberikan kepada pengembang yang membangun rumah subsidi bagi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial- Tenaga Kerja (BPJS- TK).

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- PT Bank Tabungan Negara Tbk ( BTN) mengumumkan akan memberikan kredit konstruksi atau fasilitas pembiayaan pembangunan perumahan dengan bunga yang kompetitif kepada para pengembang.

Maryono, Direktur Utama Bank BTN mengatakan, sesuai dengan syarat dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja nomor 36 tahun2016, kredit ini hanya diberikan kepada pengembang yang membangun rumah subsidi bagi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial- Tenaga Kerja (BPJS- TK).

“Fasilitas ini bisa memacu pengembang untuk lebih agresif membangun perumahan subsidi bagi peserta BPJS TK,” katanya di Jakarta pada Kamis (23/3/2017) .

Dengan kerja sama ini, Bank BTN menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pembiayaan perumahan terjangkau kepada seluruh sektor pekerja.

Sebagai informasi, pada tanggal 24 Februari lalu, Bank BTN telah merilis KPR BTN Mikro untuk pekerja informal dengan plafon kredit maksimal Rp 75 juta, dengan tenor 20 tahun.

KPR BTN Mikro menawarkan skema pembiayaan dengan besaran uang muka dan angsuran yang disesuaikan dengan kemampuan pekerja. Tahun ini, target KPR BTN Mikro mencapai Rp 150 miliar, dengan membidik debitur yang bekerja sebagai petani, nelayan maupun pedagang.

 

BTN Akan Salurkan Kredit Konstruksi

PT Bank Tabungan Negara Tbk ( BTN) mengumumkan akan memberikan kredit konstruksi atau fasilitas pembiayaan pembangunan perumahan dengan bunga yang kompetitif kepada para pengembang.

Maryono, Direktur Utama Bank BTN mengatakan, sesuai dengan syarat dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja nomor 36 tahun2016, kredit ini hanya diberikan kepada pengembang yang membangun rumah subsidi bagi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial- Tenaga Kerja (BPJS- TK).

“Fasilitas ini bisa memacu pengembang untuk lebih agresif membangun perumahan subsidi bagi peserta BPJS TK,” katanya di Jakarta pada Kamis (23/3/2017) .

Dengan kerja sama ini, Bank BTN menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pembiayaan perumahan terjangkau kepada seluruh sektor pekerja.

Sebagai informasi, pada tanggal 24 Februari lalu, Bank BTN telah merilis KPR BTN Mikro untuk pekerja informal dengan plafon kredit maksimal Rp 75 juta, dengan tenor 20 tahun.

KPR BTN Mikro menawarkan skema pembiayaan dengan besaran uang muka dan angsuran yang disesuaikan dengan kemampuan pekerja. Tahun ini, target KPR BTN Mikro mencapai Rp 150 miliar, dengan membidik debitur yang bekerja sebagai petani, nelayan maupun pedagang.

 

---

Komentar