OLAHRAGA Catat 38 Poin, Megawati Hangestri Menangkan Red Sparks atas Pink Spiders 07 Apr 2025 16:57
Ketajaman Megawati dan Kim Yeon-koung akan kembali diadu dalam laga pamungkas babak final yang berlangsung pada Selasa (7/4/2025) di Samsan World Gymnasium, Incheon.
DAEJEON, IndonesiaSatu.co-- Opposite Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Megawati Hangestri Pertiwi, kembali tampil gemilang dengan menyumbang 38 poin pada laga keempat final Liga Voli Korea 2024/2025 yang digelar di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Korea Selatan, Minggu (6/4/2025).
Dengan torehan poin tersebut, Megawati menjadi pemain tersubur pada babak final Liga Voli Korea 2024-2025.
Megawati Hangestri Pertiwi mencetak 116 poin sepanjang final Liga Voli Korea 2024-2025 yang telah berlangsung sejak Senin (31/3/2025).
Lebih dari setengahnya dibukukan pada laga ketiga dan keempat yang menandai kebangkitan JungKwanJang Red Sparks.
Nasib Red Sparks sempat berada di ujung tanduk karena kalah dari juara musim reguler, Incheon Heungkuk Life Pink Spiders, di dua laga pertama.
Karena final Liga Voli Korea berlangsung dengan format best-of-five, tim yang lebih dahulu meraih tiga kemenangan akan menjadi juaranya.
Megawati ikut ambil bagian dalam perlawanan Red Sparks yang menolak untuk menyerah meski dalam situasi sulit.
Setelah menyumbang 40 poin pada pertandingan ketiga, Megawati menyumbang kembali menyumbang 38 poin dalam kemenangan set penuh dramatis yang diraih Red Sparks pada Pink Spiders.
Red Sparks menang dengan skor akhir 3-2 (25-20, 24-26, 36-34, 22-25, 15-12) dalam laga yang digelar di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Korea Selatan, Minggu (6/4/2025).
Megawati tidak hanya mencetak poin tetapi juga menjadi pemain yang bisa diandalkan dalam momen-momen krusial.
Bagaimana tidak? Enam poin dicetak Megawati hanya pada set kelima. Itu hampir setengah dari jumlah poin yang diperlukan Red Sparks untuk memastikan kemenangan.
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, pun memuji penampilan pemain asal Jember tersebut.
"Mega mengalami masalah pada lututnya dan menjalani terlalu banyak pertandingan dalam waktu yang singkat," ucap Ko Hee-jin, dilansir dari OSEN.
"Meski demikian, dia menunjukkan serangan yang sungguh hebat pada set kelima," puji Ko Hee-jin.
Megawati menjadi salah satu pemain Red Sparks yang tak tergantikan sejak laga pertama babak playoff pada 25 Maret lalu.
Hingga sekarang, sudah 7 pertandingan dijalani Megawati hanya dalam waktu 13 hari.
Ko Hee-jin pun menilai Mega akan menjadi bagian dari sejarah Liga Voli Korea.
"Dia adalah pemain yang hebat. Namanya akan diingat dalam sejarah V-League. Megawati," kata Ko Hee-jin memuji.
Catatan Megawati lebih baik dari pemain megabintang dari Pink Spiders, Kim Yeon-koung.
Ratu voli Korea yang juga pemain idola Megawati itu membukukan 99 poin dan dalam berbagai kesempatan merepotkan barisan pertahanan Red Sparks.
Serangan Kim Yeon-koung sulit dibendung. Bahkan di usia 37 tahun dan akan pensiun, Kim menjadi hitter paling tajam sejauh ini dengan efektivitas bola serangan mencapai 47,54 persen.
Pada leg keempat, Kim mencetak 32 poin. Dia menjadi pemain pertama di Liga Voli Korea, baik di sektor putra maupun putri, yang telah menembus 1000 poin dari laga-laga final saja.
Kebangkitan Red Sparks pada set kelima pun turut terbantu rotasi Kim ke baris belakang sehingga eks top skor Liga Champions Eropa itu tidak banyak terlibat dalam serangan.
Megawati terpaut sedikit dari Kim Yeon-koung dengan rasio 44,4 persen. Mega mencetak 107 poin attack dari 241 percobaan.
Ketajaman Megawati dan Kim Yeon-koung akan kembali diadu dalam laga pamungkas babak final yang berlangsung pada Selasa (7/4/2025) di Samsan World Gymnasium, Incheon.
Pertandingan ini dipastikan akan menjadi pertandingan terakhir bagi Kim Yeon-koung sebelum pensiun dari karier profesional.
Sementara itu, Red Sparks akan berusaha menggagalkan mimpi Kim untuk pensiun sebagai juara demi bintang yang keempat di Liga Voli Korea.
--- Guche Montero
Komentar