TOKOH Di Pulau Selaru, Panglima TNI Minum Tuak dan Makan Sirih 06 Jan 2016 14:10
Kami harap ada lagi pejabat yang mau singgah dan berkunjung ke kampung kami.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bersama Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny Nenny Gatot Nurmantyo diterima secara adat di Desa Lingat Pulau Selaru, Maluku pada Selasa (5/1). Sebagai ucapan selamar datang, mereka disuguhi minuman tuak khas Ambon (sofie) dan sirih pinang beserta kapur sirih.
Kepala Desa Lingat Melkisedek Baumaseh menemani Panglima TNI dan ibu minum sofie dan makan sirih. Dengan demikian, tamu terhormat desa Lingat dinyatakan sebagai sesama saudara. Masyarakat bertepuk tangan menerima Panglima TNI beserta ibu dan rombongan.
“Kami senang karena ini adalah yang pertama kali desa kami dikunjungi pejabat tinggi seperti Bapak dan Ibu,” kata Melkisedek.
Melkisedek menuturkan, masyarakat sangat antusias menunggu kedatangan Panglima TNI. Beberapa hari sebelum kedatangan, para warga telah menghias kampung dan desa mereka.
“Kami harap ada lagi pejabat yang mau singgah dan berkunjung ke kampung kami,” ucapnya.
Kunjungan itu merupakan lanjutan rangkaian kunjungan usai meninjau tiga satuan prajurit di Ambon dan Wilayah Timur Indonesia. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo beserta rombongan mendarat di Pulau Saumlaki. Sebelum tiba di Pulau Selaru, Panglima TNI merapat ke Satuan Radar (Satrad) TNI AU di Pulau Saumlaki, Selasa (5/1).
Perjalanan dilanjutkan menuju Pulau Selaru dari Bandara Mathilda di Pulau Saumlaki dengan menggunakan helikopter yang mendarat di Desa Lingat.
Acara dilanjutkan dengan sambutan tarian adat oleh delapan pemuda dan enam pemudi. Mereka memeragakan tarian perang. Para pemuda memegang anak panah dan busur sementara para pemudi asyik melenggokkan badan.
Warga menyambut gembira kedatangan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo beserta rombongan. Mereka mengakui belum pernah ada pemimpin atau pejabat negara yang datang berkunjung ke pulau mereka.
---