REGIONAL Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Meletus Dasyat, PVMBG Keluarkan Enam Rekomendasi 19 Jun 2025 18:03
Gunung Lewotobi Laki-Laki saat ini berada pada Status Level IV (Awas). Gunung ini terakhir meletus pada akhir Desember 2024 lalu.
LARANTUKA, IndonesiaSatu.co-- Gunung berapi Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meletus pada Selasa (17/6/2025) sekitar pukul 17.35 Wita.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. PVBMG melaporlan, letusan kali ini dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 10.000 meter di atas puncak.
Gunung Lewotobi Laki-Laki dengan tinggi kurang lebih 11.584 meter di atas permukaan laut.
Dilaporkan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara, timur laut, timur, tenggara, selatan, barat daya, barat, dan barat laut.
“Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 milimeter dan durasi sementara ini kurang lebih 6 menit 53 detik. Erupsi disertai awan panas, dan ke segala arah,” demikian laporan PVMBG.
Terhadap letusan kali ini, PVMBG memberikan beberapa rekomendasi.
Pertama, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 kilometer dan Sektoral Barat Daya-Timur Laut 8 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.
Kedua, masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan Pemkab setempat serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
Ketiga, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, Nawakote.
Keempat, masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-Laki, wajib memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Kelima, Pemkab Flotim senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera Kecamatan Wulanggitang atau PVMBG, Badan Geologi di Bandung.
Keenam, PVMBG akan selalu berkoordinasi dengan BPBD NTT dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan Gunung Lewotobi Laki-Laki.
Sebagai informasi, gunung Lewotobi Laki-Laki saat ini berada pada Status Level IV (Awas). Gunung ini terakhir meletus pada akhir Desember 2024 lalu.
Hingga kini, aktifitas gunung masih terus menguatirkan.
--- Guche Montero
Komentar