PERTAHANAN Ini 6 Kodam yang Baru Dibentuk Beserta Pucuk Pimpinannya 11 Aug 2025 09:23
Ada 6 perwira tinggi TNI AD yang kini akan menduduki jabatan 6 kodam yang baru dibentuk.
BANDUNG, IndonesiaSatu.co - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengambil langkah strategis dengan meresmikan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru.
Upacara peresmian itu dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto merotasi dan memutasi 44 perwira tinggi sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI. Ada 6 perwira tinggi TNI AD yang kini akan menduduki jabatan 6 kodam yang baru dibentuk.
Pembentukan enam Kodam baru ini bukan sekadar pemekaran administratif, tetapi bagian dari validasi organisasi TNI yang bertujuan meningkatkan efektivitas komando dan kendali di lapangan. Dengan adanya penambahan ini, jumlah Kodam di seluruh Indonesia bertambah dari 15 menjadi 21.
Berikut daftar enam Kodam baru, wilayah cakupan beserta Pangdam:
1. Kodam XIX/Tuanku Tambusai Riau dan Kepulauan Riau.
Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo ditunjuk sebagai Pangdam XIX/Tuanku Tambusai). Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo membawahi Riau dan Kepulauan Riau.
Sebelum penunjukan ini, Agus menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Danpussenarmed). Pengalamannya di bidang artileri medan diharapkan dapat memperkuat sistem pertahanan di wilayah yang berbatasan langsung dengan perairan strategis.
2. Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Sumatera Barat dan Jambi.
Mayjen TNI Arief Gajah Mada sebagai Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol.
Tampuk kepemimpinan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dipegang oleh Mayjen TNI Arief Gajah Mada. Jabatan Arief sebelumnya yaitu Asisten Personalia Kepala Staf Angkatan Darat (Aspers KSAD), yang memberinya pemahaman mendalam tentang manajemen sumber daya manusia di tubuh TNI AD.
- Kodam XXI/Radin Inten Lampung dan Bengkulu
Mayjen TNI Kristomei Sianturi ditunjuk sebagai Pangdam XXI/Radin Inten. Mayjen TNI Kristomei Sianturi, cukup familiar di mata publik. Kini dia menjabat sebagai Pangdam XXI/Radin Inten (Lampung dan Bengkulu). Sebelumnya, Kristomei menjabat Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI. Dia memiliki pengalaman luas dalam komunikasi strategis dan hubungan institusional.
4. Kodam XXII/Tambun Bungai Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
Mayjen TNI Zainul Arifin merupakan Pangdam XXII/Tambun Bungai. Wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan berada di bawah komando Mayjen TNI Zainul Arifin sebagai Pangdam XXII/Tambun Bungai.
Zainul muncul dari lingkungan akademis pertahanan, dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Kelembagaan, Inovasi, dan Teknologi di Universitas Pertahanan (Unhan). Latar belakang ini memberinya perspektif mendalam berkaitan mengelola pertahanan yang terintegrasi dengan pengembangan teknologi.
- Kodam XXIII/Palaka Wira Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat
Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar didapuk sebagia Pangdam XXIII/Palaka Wira. Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar ditunjuk sebagai Pangdam XXIII/Palaka Wira yang mencakup Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Pengalamannya sebagai Asisten Latihan Kepala Staf Angkatan Darat (Aslat KSAD) sangat relevan untuk membangun kesiapsiagaan dan kemampuan operasional prajurit di wilayah yang memiliki karakteristik geografis dan sosial yang kompleks.
- Kodam XXIV/Mandala Trikora Merauke, Papua Selatan.
Mayjen TNI Lucky Avianto adalah Pangdam XXIV/Mandala Trikora. Kodam XXIV/Mandala Trikora yang berpusat di Merauke, Papua Selatan, dipimpin oleh Mayjen TNI Lucky Avianto.
Lucky adalah peraih Adhi Makayasa Akmil 1996 dan memiliki rekam jejak cemerlang, termasuk sebagai Panglima Komando Operasi TNI Habema. Sebelumnya, Lucky menjabat sebagai Perwira Sahli Tk. III Bidang Hubungan Internasional Panglima TNI, memberinya wawasan geopolitik yang kuat untuk memimpin di wilayah perbatasan. *
--- F. Hardiman
Komentar