Breaking News

PENDIDIKAN Kadis Mensi Tiwe: "Kita Harus Jemput Perubahan!" 08 Sep 2022 21:02

Article image
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Mathildis Mensi Tiwe, S.E.,M.Si.Akt memberi sambutan pada Acara Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah SMPK Wolowaru.(Foto: Guche/IndonesiaSatu.co)
"Tuntutan transformasi pendidikan adalah pilihan utama agar kita tidak tertinggal bahkan tereliminasi. Kini, kita harus jemput Perubahan," ajak Kadis Mensi.

ENDE, IndonesiaSatu.co-- "Untuk segenap Kepala Sekolah, para Guru, para Pegawai, Ketua-Ketua Komite, serta Sekolah-Sekolah Penggerak di Kecamatan Wolowaru, kita telah diberi tanggung jawab besar oleh Negara untuk membangun peradaban bangsa melalui gerbang Pendidikan. Kini saatnya kita harus jemput perubahan untuk kemajuan Pendidikan di Kabupaten Ende."

Demikian ajakan itu diutarakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Mathildis Mensi Tiwe, S.E., M. Akt, dalam sambutan pada Acara Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah SMP Swasta Katolik Wolowaru, Rabu (7/9/2022).

Menurut Kadis Mensi, apa yang terjadi hari ini merupakan buah dari proses, perjuangan, harapan dan kerinduan semua pihak untuk kebaikan lembaga pendidikan.

"SMP Swasta Katolik Wolowaru harus bangga karena telah melahirkan tokoh-tokoh hebat dari rahim lembaga pendidikan ini. Di pundak kitalah, Negara memberi tanggung jawab secara Mandatori menjamin hak pendidikan anak-anak kita. Butuh perjuangan, pengorbanan, kepedulian dan komitmen kita bersama, karena kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri," ungkap Kadis Mensi.

Kolaborasi dan Transformasi Pendidikan

Kadis Mensi mengajak semua pihak dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung transformasi pendidikan melalui kolaborasi sinergis.

"Melalui kolaborasi, kita semua diajak untuk memajukan pendidikan di Kecamatan Wolowaru, membiaskan energi positif, merasa bertanggung jawab membangun peradaban melalui gerbang Pendidikan. Oleh karena semangat kolaborasi lintas sektor (pentahelix) itulah, saya selalu menemukan spirit baru dan merasa kuat untuk melangkah maju," katanya.

Menyinggung Transformasi Pendidikan, Kadis Mensi mengatakan bahwa secara positif situasi pandemi Covid-19 menjadi embrio transformasi di segala lini kehidupan, tak terkecuali aspek pendidikan.

"Perubahan harus diwarnai dengan resistensi, gejolak dan dinamika," tegasnya.

Kadis Mensi menerangkan, situasi pandemi Covid kemudian melahirkan metode pembelajaran secara daring (dalam jaringan), lalu lahir Kurikulum Merdeka Belajar, hingga sekarang adalah Sekolah Penggerak.

"Dalam platform Merdeka Belajar, Sekolah Penggerak diharapkan menjadi pengerak Sumber Daya Manusia di bidang pendidikan. Sehingga tuntutan transformasi pendidikan adalah pilihan utama agar kita tidak tertinggal bahkan tereliminasi. Kini, kita harus jemput Perubahan," imbuhnya.

"Berperang" Melawan Perilaku

Pada kesempatan itu, Kadis Mensi juga menyentil salah satu tantangan di dunia pendidikan.

"Situasi hari ini, di tengah tuntutan tranformasi pendisikan, kita harus berperang melawan perilaku (karakter); ada kecenderungan untuk malas, santai, minim inovasi bahkan selalu ingin ada di zona aman," sentilnya.

Ia menyebut, salah satu Indikator Kurikulum Merdeka Belajajar yakni Sumber Daya Manusia yang harus didukung dengan tiga indikator penting lainnya yakni Literasi, Numerasi, Karakter.

"Hari ini, sistem pengelolaan kewenangan pun sudah transparan, yakni dengan memberi otonomi kepada masing-masing sekolah. Tiga tahun disiapkan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus mulai," katanya.

Tak lupa, atas nama pemerintah Kabupaten Ende, Kadis Mensi menyampaikan terima kasih kepada Sr. Sasilia Wele Balun, S.Pd, atas pengabdian selama 11 tahun di SMPK Wolowaru dan selamat mengabdi di tempat tugas yang baru yakni SMP Katolik Maria Goreti Ende.

"Proficiat dan selamat bertugas untuk Pak Vinsen. Terus jaga waka Wolowaru, terus rawat karakter SMPK Wolowaru yang adalah salah satu mutiara terindah dan luar biasa hingga saat ini," simpul Kadis Mensi.

Hadir dalam Acara Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah SMPK Wolowaru yakni Kepala Dinas P dan K Kabupaten Ende, Mathildis Mensi Tiwe; Ketua YAPENLIO, Thobias Tonda; Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Ende, Kanisius Poto, Ketua MKPS Kabupaten Ende, Para Pengawas, Polsek Wolowaru, Koramil 1602-02/Wolowaru, Ketua Komite SMPK Wolowaru, Kepala Desa Lisedetu, Para Kepala Sekola SD dan SMP, para Tokoh Pendidikan, para Guru dan Pegawai, para siswa-siswi SMPK Wolowaru serta tamu-undangan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

--- Guche Montero

Komentar