Breaking News

REGIONAL Melki-Johni Komit Bantu Pemasaran Digital UMKM di NTT Lewat Platform Marketplace 08 Oct 2024 13:37

Article image
Cagub-Cawagub NTT 2024-2029, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma (Melki-Johni) bertemu dengan UMKM tenun ikat Nusa Lontar di Kecamatan Kelapa Lima, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang. (Foto: Dok. Tim)
Selain penjualan melalui sistem digital, Melki juga memastikan akan dilakukan promosi melalui kunjungan pejabat yang akan datang ke Provinsi Nusa Tenggara Timur.

KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma (paket Melki-Johni) berkomitmen mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di NTT dan membantu pemasaran Lewat platform Marketplace.

Hal iti diungkapkan Melki-Johni saat bertemu dengan kelompok UMKM Nusa Lontar di Kecamatan Kelapa Lima, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, Senin (7/10/2024).

Pada pertemuan tersebut, Ketua Kelompok Tenun Nusa Lontar, Yackoba Tanggu Dedo mengatakan bahwa pelaku UMKM di NTT, khususnya di Kota Kupang, sangat kesulitan dalam menjual hasil produk mereka.

Menurut Yackoba, mereka kesulitan menjual produknya kecuali saat ada pameran di pantai Lasiana.

"Bahkan, menjual produk hanya dapat dilakukan sekali dalam satu bulan dengan keuntungan yang tidak pasti," ungkap Yackoba.

Bantu Pemasaran Digital

Merespons keluhan tersebut, Calon Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan kesiapannya untuk membantu pemasaran produk UMKM melalui sistem digital, khususnya melalui platform marketplace.

Melki berjanji, hal itu tidak hanya untuk produk tenun ikat, tetapi juga untuk produk di bidang perikanan, pertanian, dan peternakan.

"Semua produk UMKM akan dimasukkan ke dalam sistem pemasaran Pemerintah Daerah NTT dan dijual melalui marketplace," komit Melki.

Wakil Ketua Umum DPP Golkar itu menegaskan bahwa sistem ini akan membantu produk UMKM lokal untuk berkembang dengan baik.

Melki menegaskan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan berbagai platform digital seperti Tokopedia, TikTok, dan tokoh online lainnya untuk membantu promosi produk UMKM NTT.

"Kami juga mendorong agar produk yang dijual tidak hanya dalam bentuk kain, tetapi juga diproduksi dalam berbagai bentuk; seperti tas, dompet, pakaian, dan karya lainnya," harapnya.

Melki berkomitmen, ke depannya, selain menjual kain, produk UMKM juga harus diproduksi dalam bentuk aksesoris dan barang-barang konveksi lainnya.

Selain penjualan melalui sistem digital, Melki juga memastikan akan dilakukan promosi melalui kunjungan pejabat yang akan datang ke Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Kami berharap agar para pejabat yang berkunjung ke NTT dapat membantu promosi produk dari kelompok UMKM, termasuk Nusa Lontar ini. Dengan inisiatif ini, diharapkan UMKM di NTT dapat semakin berkembang dan produk lokal bisa semakin dikenal secara luas," tandasnya.

--- Guche Montero

Komentar