PENDIDIKAN Motivasi Peserta Lomba Cerdas Cermat, Kadis Mensi Tiwe: Kalian Semua Para Juara 28 Apr 2025 21:49
"Pasca-pandemi, giat seperti ini akhirnya kembali dihidupkan sehingga kerinduan dan harapan anak-anak bisa tersalurkan secara edukatif," ungkap Ibu Etty.
ENDE, IndonesiaSatu.co-- "Perlombaan tidak hanya ajang untuk menjadi pemenang dan juara, tetapi terutama untuk saling belajar. Kalian semua adalah para juara. Kalian semua adalah sahabat, kalian semua adalah anak-anak Ende, kalian semua adalah anak-anak bangsa yang memiliki masa depan emas untuk Ende dan bangsa kita tercinta."
Demikian hal itu diutarakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Malthidis Mensi Tiwe, SE.,M.Akt, saat memberi arahan dan motivasi kepada segenap peserta lomba Cerdas Cermat tingkat Kabupaten Ende dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, bertempat di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ende, Senin (28/4/2025).
Kepada peserta lomba, Kadis Mensi Tiwe mengingatkan agar mengikuti lomba harus dengan perasaan senang dan tenang tanpa merasa terbebani secara berlebihan untuk menjadi juara.
"Tidak perlu merasa takut, harus percaya diri. Berlombalah secara sportif dengan perasaan tenang dan gembira," pesan Kadis Mensi.
Kadis Mensi kembali berpesan agar tidak boleh ada perasaan atau sugesti sebagai anak kampung atau anak kota karena sekolah di kampung atau di kota, tetapi semua harus merasa sama sebagai anak-anak bangsa.
"Kalian semua sedang belajar dan dididik di sekolah-sekolah terbaik di kabupaten Ende. Oleh karena itu, kerahkan seluruh energi positif, pikiran, pandangan dan hati yang bebas mengikuti lomba ini. Tetap jaga sportifitas dan selamat berlomba," ungkap Kadis Mensi.
Digitalisasi dan Antusiasme
Koordinator Lomba Cerdas Cermat, Ibu Lea Paulita Konstansia Irene, S.Pd, kepada awak media menerangkan bahwa secara formal akademik, kegiatan ini guna mengasah kemampuan akademik peserta dalam menerapkan metode Gasing berbasis digital melalui aplikasi yang disiapkan oleh Panitia.
"Selain mengasah kemampuan peserta lomba, kegiatan ini guna mendukung visi-misi Ende Baru dengan spirit Ende Berbudaya, Ende Cemerlang dan Ende Unggul, juga untuk mewujudkan program pendidikan secara nasional," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pembina SMP pada Dinas PK Ende yang akrab Ibu Etty itu.
Ibu Etty menyebut, Panitia LCC menyediakan format pendaftaran secara online dan offline untuk tingkat SD dan tingkat SMP.
Untuk tingkat SD, sebanyak 90 peserta, dan untuk tingkat SMP sebanyak 87 peserta.
"Segenap peserta bersama para guru pendamping tampak antusias mengikuti lomba ini. Pasca-pandemi, giat seperti ini akhirnya kembali dihidupkan sehingga kerinduan dan harapan anak-anak bisa tersalurkan secara edukatif," ungkap Ibu Etty.
Sementara itu, mewakili Dewan Juri, Ibu Kristina Nofita Dhei, menerangkan bahwa penerapan lomba dengan menggunakan android (aplikasi) mengikuti mengikuti tuntutan teknologi dan digitalisasi.
"Metode ini lebih transparan, akuntabel, cepat dan efektif. Setiap peserta sama-sama menggunakan aplikasi yang disiapkan oleh Panitia.
Hasil lomba bisa diketahui bersama karena sudah tersistem," ungkap Ibu Nofi mewakili dua Juri lain yakni Ibu Yohana dan Ibu Yuliana Lero.
Sesuai hasil lomba, Dewan Juri mengumumkan tiga peserta dengan raihan poin tertinggi menjadi finalis.
Untuk tingkat SD, poin tertinggi diraih oleh SDK Onekore 2 dengan raihan 18. 691 poin, SDK Waka ada di peringkat kedua dengan raihan 17. 258, sedangkan urutan ketiga diraih oleh SDK Ende 3 dengan total 16. 872 poin.
Sementara untuk tingkat SMP, poin tertinggi diraih oleh SMPK Frateran Ndao dengan total 21.707 poin, SMPK Santa Ursula di posisi kedua dengan total 19.745 poin, sedangkan urutan ketiga diraih oleh SMPN 2 Ende dengan total 17.612 poin.
Ketiga finalis dari tingkat SD dan SMP akan kembali memperebutkan Juara Pertama, besok, Selasa (29/4/2025).
Senang dan Bangga
Nurwardah Yunatha, peserta dari SDK Waka di Kecamatan Wewaria, mengaku bahagia dan bangga karena dipercayakan menjadi peserta Lomba Cerdas Cermat, lalu akhirnya lolos sebagai finalis di posisi kedua.
"Kami sangat bahagia dan bangga, tidak disangka bisa raih juara 2 meski dari kampung dan persiapan selama sepekan. Saya suka Matematika dengan metode Gasing sehingga belajar bisa lebih menyenangkan," ungkap Yunatha.
Ungkapan senada disampaikan Lusia Catelyn Laga Pasa, yang mengajak teman-temannya untuk terus belajar Matematika secara asyik dan menyenangkan.
"Terima kasih kepada Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati, Bapak Sekda, Ibu Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak/Ibu Panitia, para Dewan Juri, para Bapak/Ibu, orang tua serta semua orang yang sudah memberi kami ruang untuk terus belajar dan mengasah kemampuan kami. Salam Literasi," ungkap Yunatha dan Catelyn.
--- Guche Montero
Komentar