Breaking News

KEAMANAN Pasca Empat Prajurit TNI Gugur, KSAD Maruli Bicara ke Presiden Jokowi soal Situasi Papua 30 Nov 2023 10:27

Article image
Presiden Jokowi memberi selamat kepada Jenderal Maruli Simanjuntak usai dilantik menjadi KSAD. (Foto: Dok. Setpres)
"Pekerjaan khususnya di Papua itu, bukan hanya pekerjaan TNI AD atau TNI pada umumnya. Itu semua stakeholder harus bisa bekerja bersama di sana," ujar Jenderal Maruli.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak langsung berbicara dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal situasi di Papua.

Pembicaraan itu terkait empat prajurit TNI yang gugur ditembak kelompok teroris separatis Papua (KTSP) di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

"Kebetulan rekan-rekan media dengar beberapa hari lalu, anggota TNI ada yang gugur. Jadi sebenarnya saya sedang banyak menegokan, kebetulan sempat bicara-bicara dengan Bapak Presiden bahwa pekerjaan untuk khususnya di Papua itu, bukan hanya pekerjaan TNI AD atau TNI pada umumnya. Itu semua stakeholder harus bisa bekerja bersama di sana," ujar Jenderal Maruli di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2023).

Jenderal Maruli lalu berbicara tentang perang gerilya. Ia menyebut perang gerilya bisa merebut hati rakyat.

"Jadi, sebetulnya di dunia ini yang sudah membuat pembelajaran tentang lawan gerilya itu, Indonesia termasuk hebat. Tapi hal-hal tersebut mungkin sedikit terlupakan dengan perkembangan zaman dan sebagainya," tambah Maruli.

"Intinya dari perang gerilya adalah merebut hati rakyat. Jadi ini yang memang harus kita tingkatkan terus khususnya di Papua," lanjutnya.

Jenderal Maruli berharap personel TNI AD mengenyam pendidikan, khususnya di luar negeri.

"Di internal kita (AD), saya pikir kualitas personel-personel itu mudah-mudahan ke depan kita punya banyak peluang untuk sekolah-sekolah di luar negeri dan juga latihan-latihan kita akan evaluasi," imbuh Maruli.

Empat Prajurit TNI Gugur

Sebelumnya, empat prajurit TNI gugur ditembak kelompok teroris separatis Papua (KTSP) di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Keempat prajurit yang gugur akan mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atas jasa-jasanya dalam pelaksanaan tugasnya di Papua.

"Mereka kita KPLB-kan," kata Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam keterangan dari Puspen TNI, Selasa (28/11/2023).

Keempat prajurit yang gugur yakni Kopda Anumerta Yipsan Ladou (asal Bawen Semarang), Kopda Anumerta Dwi Bekti Probo Sinimoko (asal Sambirejo Jiwan, Madiun), Praka Anumerta Miftahul Firdaus (asal Jaragan Wonosegoro, Boyolali), dan Pratu Anumerta Dermawan (asal Cicaheum Kiaracondong, Bandung).

Mereka merupakan Yonif 411/Pandawa (Pdw) Kostrad.

--- Guche Montero

Komentar