Breaking News

POLITIK PDI Perjuangan Resmi Usung Ansy Lema-Jane Suryanto di Pilgub NTT 2024 27 Aug 2024 02:05

Article image
Ansy Lema dan Jane Suryanto resmi diusung PDI Perjuangan dan Hanura di Pilgub NTT 2024. (Foto: Ist)
"Dari Provinsi Nusa Tenggara Timur kader angkatan 1998, Yohanis Fransiskus Lema dan Jane Natalia Suryanto. Ini proses regenerasi, calon gubernur pertama dari generasi '98," sebut Hasto.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai PDI Perjuangan akhirnya menunjuk Yohanis Fransiskus Lema dan Jane Natalia Suryanto di pemilihan gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024.

Pengumuman itu disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto di Jakarta, Senin (26/8/2024).

Hadir dalam agenda itu Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Dalam pengumuman gelombang ketiga itu, ada 60 daerah dengan rincian tingkat provinsi yakni 6, tingkat kabupaten 38 dan 16 tingkat kota.

Hasto memulai pengumuman itu dari Provinsi Jawa Tengah yang mengusung Andika Perkasa.

"Dari Provinsi Nusa Tenggara Timur kader angkatan 1998, Yohanis Fransiskus Lema dan Jane Natalia Suryanto. Ini proses

regenerasi, calon gubernur pertama dari generasi '98," sebut Hasto.

Dengan dukungan dari PDI Perjuangan ini, maka dipastikan Ansy Lema akan berpasangan dengan Jane Natalia Suryanto.

Keduanya disokong PDI Perjuangan dan partai Hanura.

Sebelumnya, Hanura juga telah menyerahkan dukungan kepada Ansy Lema dan Jane Suryanto di Jakarta.

Hadirnya Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto, menambah poros baru dalam Pilgub NTT.

Sejauh ini, sudah ada pasangan Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu hingga Melki Laka Lena dan Johni Asadoma.

Dalam jadwal yang ditetapkan KPU, pendaftaran calon kepala daerah akan dimulai 27 Agustus 2024.

Adapun sebagian besar partai politik telah menentukan sikap; tersisa PAN dan Demokrat yang belum menyatakan arah dukungan meski mengantongi kursi di DPRD NTT.

Sementara partai politik lainnya, berdasarkan keputusan MK, berhak mengusung calon kepala daerah berdasarkan ketentuan yang diatur.

Namun, hingga kini partai politik tanpa kursi DPRD NTT, belum juga menentukan dukungan kepada pasangan calon.

--- Guche Montero

Komentar