REGIONAL Rakercab Pemuda Katolik Komcab Ende; Kompilasi Program Kerja Berlandaskan Empat Pilar Organisasi dan Isu Kontekstual 25 Mar 2025 22:02
"Dalam semangat kolaboratif, tentu setiap program kerja kita ke depan akan dijalankan dengan prinsip kolektif-kolegial," ungkap Fian.
ENDE, IndonesiaSatu.co-- Pemuda Katolik Komisariat Cabng (Komcab) Ende menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) guna merancang dan menyusun program kerja untuk tiga tahun ke depan.
Kegiatan Rakercab yang mengusung tema: "Melalui Rakercab kita satukan Visi dan Misi serta sinergitas gerakan Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Ende dengan berlandaskan semangat Kasih Persaudaraan" itu digelar di Aula Paroki Mautapaga Ende, Sabtu-Senin (22-25/3/2025).
Ketua Pemuda Katolik Komcab Ende periode 2024-2027, Oktafianus Moa Mesi didampingi Sekretaris Umum, Vinsen Sangu, resmi membuka Rakercab sebagai agenda internal dan arah program kerja ke depan.
"Kegiatan Rakercab ini merupakan ruang konsolidasi internal untuk merancang program-program kerja kita untuk tiga tahun ke depan. Tentu, arah kepengurusan kita dilandasi tiga spirit utama: Konsolidasi, Kolaborasi dan Imersi," ungkap Fian.
Fian menerangkan, sebagai organisasi yang menjiwai nilai-nilai kekatolikan universal dengan berpegang pada Tri Prasetya Pemuda Katolik, maka selain konsolidasi internal, agenda kerja Pemuda Katolik Komcab Ende juga akan menyentuh konteks sosial-masyarakat, termasuk proyek Geothermal di wilayah Keuskupan Agung Ende yang kini menjadi perhatian publik.
"Dalam semangat kolaboratif, tentu setiap program kerja kita ke depan akan dijalankan dengan prinsip kolektif-kolegial," ungkap Fian.
Fian menyinggung, salah satu konsen penguatan organisasi yakni dengan menggelar Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) yang rencananya akan dilakukan di setiap Paroki dalam lingkup Tim Pastoral Antar Paroki Tetangga (TPAPT) dari 27 Paroki dan 12 Paroki Kuasi.
Empat Pilar Organisasi dan Referensi Isu
Adapun program kerja dari masing-masing bidang akan dikompilasi dengan Empat Pilar Organisasi, mencakup;
Pilar 1 : Konsolidasi Organisasi;
Pilar 2 : Pendidikan, Pelatihan, dan Kaderisasi;
Pilar 3 : Partisipasi Publik, Kemasyarakatan, dan Sosial Politik;
Pilar 4 : Pemberdayaan dan Social Entrepreneurship (Kemandirian Organisasi).
Sementara itu, beberapa isu yang dapat menjadi acuan program antara lain:
Pertama, Isu Kelestarian Lingkungan Hidup (Persoalan Pertambangan, Kehutanan, Pertanian, Perkebunan, Perikanan, Peternakan, Persampahan, Pariwisata, Perkembangan dan Penyebaran Pemukiman, dan lain-lain).
Kedua, Isu Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau Perdagangan Manusia (Human Traficking).
Ketiga, Isu Kesetaraan Gender (Optimalisasi peran wanita dalam pembangunan dan peningkatan ekonomi keluarga);
Keempat, Isu Demokratisasi (Kesetaraan, Keadilan dan Keterbukaan Berdemokrasi);
Kelima, Isu Kaderisasi Kaum Muda Katolik dalam Politik dan Pemerintahan;
Keenam, Isu keadilan dan pemberdayaan bagi Kaum Disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ);
Ketujuh, Isu Keadilan dan Ketimpangan Layanan Kesehatan serta isu lainnya yang berkaitan dengan bidang masing-masing.
--- Guche Montero
Komentar