Breaking News

TRANSPORTASI Reaktivasi Terminal Bandara El Tari; Rute Prioritas Penerbangan Timor Leste, Australia dan Malaysia Siap Dibuka 20 Jan 2026 17:10

Article image
Gubernur NTT, Melki Laka Lena memimpin Rapat Reaktivasi Terminal Internasional Bandara El Tari Kupang. (Foto: Ist)
"Pemerintah Provinsi NTT siap memfasilitasi komunikasi dengan pemerintah pusat maupun pemangku kepentingan luar negeri guna mempercepat realisasi penerbangan internasional,” komit Gubernur Melki.

KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkapkan rencana pembukaan rute internasional prioritas yakni Timor Leste, Darwin (Australia), dan Malaysia, yang dinilai memiliki potensi pasar besar serta kebutuhan mobilitas tinggi, termasuk bagi pekerja migran asal NTT.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Melki saat memimpin Rapat Reaktivasi Terminal Internasional Bandara El Tari Kupang yang berlangsung di Ruang Rapat Bolelebo, Bandara El Tari, Kupang, Senin (19/1/2026).

Gubernur Melki mengatakan, pembukaan rute internasional tersebut akan mendukung penataan jalur resmi pekerja migran, meningkatkan pengawasan pemerintah, serta mendorong perputaran ekonomi daerah. 

"Reaktivasi Bandara El Tari juga menjadi bagian dari strategi besar menjadikan Kupang sebagai simpul transportasi udara dan laut di kawasan Timur Indonesia," kata Gubernur.

Pemerintah Provinsi NTT menargetkan seluruh kesiapan teknis dan administratif rampung hingga akhir Januari 2026. "Reaktivasi Terminal Internasional Bandara El Tari Kupang diharapkan menjadi pintu masuk strategis bagi penerbangan internasional, penguatan layanan pekerja migran, serta akselerasi pertumbuhan ekonomi dan konektivitas NTT," lanjut Gubernur.

Gubernur Melki juga mengharaokan agar maskapai penerbangan dan operator kargo mulai menyiapkan penerbangan internasional perdana, sehingga setelah bandara resmi dibuka, tidak terjadi jeda operasional yang terlalu lama.

“Reaktivasi Bandara El Tari sebagai bandara internasional merupakan agenda strategis Pemerintah Provinsi NTT yang harus dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektor," kata Gubernur Melki.

“Pada intinya kita harus bergerak bersama untuk memastikan penerbangan internasional ini bisa segera beroperasi dalam waktu dekat," imbuhnya.

Gubernur berharap seluruh pihak menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing dan bergerak serempak menuju target pembukaan penerbangan internasional pada bulan Februari mendatang.

“Pemerintah Provinsi NTT siap memfasilitasi komunikasi dengan pemerintah pusat maupun pemangku kepentingan luar negeri guna mempercepat realisasi penerbangan internasional,” komit Gubernur Melki.

Perbaikan Menyeluruh

Sementara itu, General Manager InJourney Airports Bandara El Tari Kupang, Teguh Darmawan, mengatakan bahwa terminal internasional telah lama tidak beroperasi sehingga memerlukan pembongkaran dan perbaikan menyeluruh.

Teguh mengatakan, tahap pertama difokuskan pada pekerjaan fisik berskala besar; meliputi pembongkaran instalasi lama, perbaikan sistem pipa air dan sanitasi, pendingin udara, serta fasilitas toilet yang mengalami kerusakan. 

Selanjutnya, tahap kedua yakni pembersihan menyeluruh (general cleaning) guna memastikan terminal bebas dari debu dan sisa material konstruksi. 

Tahap ketiga mencakup instalasi peralatan keimigrasian, keamanan, kesehatan, serta fasilitas pendukung lainnya.

“Kami menargetkan pekerjaan fisik utama yang bersifat kasar dapat diselesaikan dalam satu minggu. Setelah itu dilanjutkan pembersihan menyeluruh dan pemasangan perangkat elektronik agar tidak terganggu debu dan material bangunan,” kata Teguh.

--- Guche Montero

Komentar