Breaking News

REGIONAL Resmikan Beranda Imigrasi Alor, Wagub NTT Serahkan Paspor kepada Masyarakat 30 Oct 2026 09:18

Article image
Wagub NTT meresmikan Beranda Imigrasi Alor dan menyerahkan Paspor kepada masyarakat. (Foto: Ist)
Wagub Johni menilai pentingnya pengawasan yang ketat guna mencegah masuknya pihak-pihak yang berpotensi melakukan tindakan kejahatan, khususnya di Kabupaten Alor.

KALABAHI, IndonesiaSatu.co-- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, meresmikan Beranda Imigrasi Kabupaten Alor bertempat di gedung eks-Balai Latihan Kerja, Galang Singosari, Kalabahi, Rabu (28/10/2026).

Seremoni peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penyerahan dokumen perpanjangan paspor kepada masyarakat.

Di sela-sela peresmian, Wagub Johni juga meninjau langsung pelayanan keimigrasian yang dilaksanakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang.

Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata guna mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat di Kabupaten Alor. Sebelumnya, masyarakat harus menempuh perjalanan ke Kupang untuk mengakses layanan tertentu. Dengan hadirnya Beranda Imigrasi, akses terhadap pelayanan keimigrasian diharapkan semakin mudah dan efisien, terutama bagi warga yang membutuhkan pengurusan dokumen perjalanan.

Dalam sambutannya, Wagub John li mengatakan bahwa kehadiran institut imigrasi bukan sekedar menyediakan layanan administrasi tetapi juga menjadi garda terdepan dalam pengawasan mobilisasi orang

“Imigrasi ini adalah satu institusi yang sangat penting di semua negara. Dari luar ke dalam negeri, dan dari dalam ke luar negeri. Semua yang ada akan dicatat oleh imigrasi,” kata Wagub.

Wagub Johni menilai pentingnya pengawasan yang ketat guna mencegah masuknya pihak-pihak yang berpotensi melakukan tindakan kejahatan, khususnya di Kabupaten Alor.

“Jangan sampai ada orang-orang jahat yang datang ke Indonesia kemudian melakukan tindakan kejahatan tanpa kita tahu,” singgungnya.

Selain aspek keamanan, Wagub Johni juga menyoroti dampak ekonomi dari kehadiran kantor imigrasi.

Menurutnya, keberadaan pegawai imigrasi dapat menggerakkan perekonomian masyarakat melalui kebutuhan tempat tinggal, konsumsi dan berbagai jasa lainnya.

Wagub juga menyoroti pariwisata Alor yang dinilai mampu menjadi sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“PAD Kabupaten Badung Bali sekitar 8 triliun per tahun, hanya dari sektor pariwisata. Sementara PAD Kabupaten Alor saat ini baru sekitar Rp 65 miliyar,” papar Wagub Johni yang memotivasi peningkatan PAD Kabupaten Alor minimal Rp 250 miliyar melalui pengembangan di sektor pariwisata.

Menurutnya, keramahan, kejujuran dan kepedulian terhadap pariwisata menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

“Slogan 'Alor Lestari Orangnya Ramah' harus menjadi mantra yang harus terus digaungkan,” ajaknya.

Mendekatkan Pelayanan

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Saroha Manullang, mengatakan bahwa kehadiran Beranda Imigrasi Alor merupakan bagian dari komitmen imigrasi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Beranda Imigrasi Alor merupakan bagian dari komitmen imigrasi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Saroha.

Menurutnya, pelayanan keimigrasian tidak hanya berkaitan dengan penerbitan dokumen perjalanan dan pengawasan, tetapi juga berperan dalam mendukung mobilitas masyarakat serta pengembangan potensi ekonomi daerah.

“Pelayanan keimigrasian tidak hanya berkaitan dengan penerbitan dokumen perjalanan dan pengawasan, tetapi juga berperan dalam mendukung mobilitas masyarakat serta pengembangan potensi ekonomi daerah,” imbuhnya.

Saroha juga menekankan pentingnya pelayanan yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik percaloan. 

Untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai aturan keimigrasian, Kanwil Ditjen imigrasi NTT akan mendorong penguatan program Desa Binaan Imigrasi dan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA), khususnya di wilayah yang membutuhkan edukasi keimigrasian secara berkelanjutan.

Kanwil Ditjen Imigrasi NTT menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pelayanan keimigrasian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 

"Beranda Imigrasi Alor diharapkan menjadi salah satu wujud nyata semangat 'Imigrasi untuk Rakyat', dengan menghadirkan pelayanan yang semakin dekat, mudah dijangkau, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah kepulauan NTT," tandas Saroha.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Alor, Rocky Winaro; Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang, Mamum; Kepala Lembaga Permasyarakatan Alor Kalabahi, M. Arfandy bersama jajarannyna; unsur Forkopimda Alor, para tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

--- Guche Montero

Komentar