Breaking News

INTERNASIONAL Rudal Iran Gempur Pangkalan Udara Yordania, Sejumlah Jet Tempur F-15 AS Rusak 11 Sep 2026 14:54

Article image
Salah satu jet tempur F-15 buatan Amerika Serikat (AS). (Foto: DPA)
Serangan Iran terjadi setelah AS menyerang lima kapal tanker Iran sebagai balasan atas aksi Iran menargetkan sebuah kapal Angkatan Laut AS.

AMMAN, IndonesiaSatu.co -- Sejumlah pesawat militer Amerika Serikat (AS), di antaranya jet tempur F-15, mengalami kerusakan akibat serangan rudal Iran yang menargetkan Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania, Kamis (10/9/2026), waktu setempat.

Dikutip dari DPA, Jumat (11/9/2026),  sekitar delapan jet tempur F-15 mengalami kerusakan ringan namun kemudian dapat kembali beroperasi.

Sumber DPA mengatakan, sebuah pesawat A-10 Thunderbolt, pesawat jet tempur dukungan udara dekat (close air support) bermesin ganda dan berkursi tunggal, yang dikenal dengan julukan Warthog, dilaporkan kehilangan salah satu sayapnya terkena serangan tersebut.

"Sekitar delapan pesawat F-15 mengalami kerusakan ringan dan kembali dioperasikan," ungkap jurnalis CBS News, Jennifer Jacobs, melalui platform X, sebagaimana dikutip DPA.

Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa di pihak AS terkait serangan Iran di Yordania itu.

Serangan Iran terjadi setelah AS pada Selasa (8/9/2026) menyatakan telah menyerang lima kapal tanker Iran sebagai balasan atas tindakan Iran yang menargetkan sebuah kapal Angkatan Laut AS.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran kemudian menyatakan telah melancarkan serangan terhadap delapan kapal tanker dan dua kapal perang, serta pangkalan AS di Yordania.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pasukan AS di Yordania menembakkan lebih dari 30 rudal Patriot untuk menangkal serangan Iran.

Serangan-serangan ini terjadi di tengah kekhawatiran para pejabat AS mengenai pasokan rudal Patriot yang menipis secara drastic dan berkurangnya persediaan amunisi berpemandu presisi lainnya.

--- Aprilio G.