Breaking News

AGAMA Sapaan Awal Uskup Paul Budi Kleden, SVD; Saya di Sini dengan Seluruh Diri dan Hati 11 Aug 2024 00:03

Article image
Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD memberi sapaan awal saat Ibadat Sabda Penerimaan di Kapela Rumah Keuskupan Agung Ende di Ndona. (Foto: tangkapan layar Youtube Romo Adi SVD)
"Karena saya tahu, saya sangat sadar bahwa seluruh Keuskupan Ende membutuhkan seluruh diri saya. Karena itu, saya ada di sini dengan hati dan badan saya," ungkap Uskup Budi Kleden

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Uskup Keuskupan Agung Ende terpilih, Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD memberikan sapaan awal dalam Ibadat Sabda Penerimaan yang berlangsung di Kapela Rumah Uskup Keuskupan Agung Ende (KAE) di Ndona, Sabtu (10/8/2024) pukul 17.30 Wita.

Usai menyapa Administrator Diosesan KAE, para anggota dewan Konsultoris, para imam, kaum religius serta umat beriman se-Keuskupan Agung Ende, Uskup Budi menyampaikan terima kasih kepada seluruh umat dan kaum beriman lintas agama.

"Banyak terima kasih untukmu semua atas kerelaan hati dalam menyambut dan menerima saya, hamba Tuhan ini sejak diumumkan oleh Tahta Suci pada 25 Mei 2024 untuk menjadi gembala di Keuskupan Agung Ende," ucap Uskup Budi Kleden dalam tayangan Youtube Romo Adi SVD.

"Hari ini, saya di sini. Hari Sabtu lalu, saya tiba di Jakarta. Saya butuh 8 hari untuk dengan seluruh badan dan hati tiba di Ende. Karena saya tahu, saya sangat sadar bahwa seluruh Keuskupan Ende membutuhkan seluruh diri saya. Karena itu, saya ada di sini dengan hati dan badan saya," kata mantan Superior General Serikat Sabda Allah (SVD) sejagat itu.

Uskup Budi mengaku ketika melalui penerbangan dari Eropa ke Indonesia, makan badan kita butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan ritme biologis yang ada di sini (Ende, red).

"Saya butuh waktu. Dan sekarang, saya ada di antara kamu semua sebagai Saudaramu, sebagai Bapak, sebagai Gembalamu," ungkap Uskup Budi.

"Hari ini, saya secara pribadi datang untuk ada bersama umat Keuskupan Agung Ende dan menjadi Gembalamu demi mewujudkan bersama-sama Kasih Persaudaraan Kristiani, sesuai dengan amanat sang Gembala Agung, Tuhan kita Yesus Kristus," lanjut Uskup Budi yang memilih motto tahbisan Uskup Caritas Fraternitatis Maneat in Vobis" (Peliharalah Kasih Persaudaraan).

Selanjutnya, kata Uskup Budi, dirinya akan menempati rumah Uskup Keuskupan Agung Ende yang telah lowong sejak wafatnya Uskup Agung Ende Terkasih, Mgr. Vinsensius Sensi Potokota pada 19 November 2023.

"Saya mengajak para imam, kaum religius dan umat beriman semua untuk terus berdoa bagi karya kegembalaanku di Keuskupan kita yang tercinta ini, dan berpartisipasi dalam memelihara Kasih Persaudaraan sebagai bentuk ucapan syukur kita yang paling besar bagi Gereja dan bagi para Bapa Uskup kita terdahulu," ajak Uskup Budi yang dikenal rendah hati, sederhana dan bijaksana itu.

"Sekali lagi, terima kasih untuk semuanya, Tuhan memberkati kita semua," tutup Uskup Budi yang disambut antusias oleh ribuan umat lintas agama dalam nuansa toleransi, persaudaraan dan keunikan adat-budaya.

--- Guche Montero

Komentar