Breaking News

KEAMANAN Satu Pelaku di Djakarta Theater, Dua Pelaku Dikejar ke Arah Palmerah 14 Jan 2016 12:35

Tampak kondisi di lokasi bom, kawasan Sariha Thamrin. (Foto; Detik.com/Ist)
Informasi yang beredar di lokasi bahwa pelaku teroris berjumlah hampir 10 orang dan masih dilakukan pengejaran ke sejumlah lokasi.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Pihak kepolisian mulai mengepung Gedung Cakrawala di seberang Sarinah Thamrin. Gedung yang tedapat Bioskop Djakarta Theater itu telah disterilisasi. Diduga masih ada 1 orang dalam gedung yang terindikasi pelaku peledakan, yang masih memegang senjata di dalam gedung tersebut. Sterilisasi dilakukan sejak jam 11.20 WIB, Kamis (14/1).

Di depan gedung terlihat polisi sedang melakukan pengintaian. Para polisi itu lengkap dengan senjatanya. Polisi juga mengimbau warga menjauh dari lokasi itu. Semua toko dan perkantoran di kawan Sarina ditutup, dan lalu-lintas masih ditutup di lokasi sepanjang Jln. M. H. Thamrin.

"Di atas ada kelompok bersenjata sedang kita cari di Sarinah, sedang diburu oleh Tim Tindak, di sebelah Sarinah-nya, di Djakarta Theatre," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Anton Charliyan kepada wartawan di dekat Gedung Sarinah, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1).

Totok, seorang karyawan di lantai 13 Gedung Sarinah, membenarkan bahwa kantornya diminta tutup oleh aparat. "Sekarang masih ada tembak-tembakan. Terorisnya masih ada, sembunyi di gedung," kata Totok. Teroris itu selalu menembaki polisi. Tiap polisi ada yang mencoba mendekati mereka, peluru terdengar. Belum diketahui secara pasti jumlah teroris yang beraksi,” kata dia seperti dilansir detik.com.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakuka perburuan satu pelaku teroris yang diduga berada di dalam Gedung Cakrawala.

Adapun 5 orang dilaporkan tewas terkait insiden ledakan bom di Thamrin, Jakarta. Belum diketahui identitas para korban. Namun menurut Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Charliyan, akibat aksi teroris tersebut, tiga anggota kepolisian menjadi korban, satu diantaranya tewas. “Tiga anggota itu dalam Pos Polisi (Thamrin). Satunya tewas, dua luka-luka,” kata Anton melalui sambungan telepon kepada wartawan.

Dia mengatakan, ada juga pelaku yang terduga teroris itu yang lagi dikejar oleh pihak kepolisian yang melarikan diri ke arah Palmerah. “Ada yang lari menggunakan motor ke Palmerah. Kemungkinan dua orang,” kata Anton.

Sementara informasi yang beredar di lokasi bahwa pelaku teroris berjumlah hampir 10 orang. Dan masih dilakukan pengejaran ke sejumlah lokasi.

--- Sandy Javia