Breaking News

INTERNASIONAL Teheran: Kesepakatan Iran dan Oman Menentukan Masa Depan Selat Hormuz 13 Jul 2026 00:36

Article image
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memimpin delegasi diplomatik saat berkunjung ke Muscat, Oman untuk membahas perkembangan di Selat Hormuz. (Foto: IRNA)
Esmaeil Baghaei, mengatakan pengelolaan pelayaran di Selat Hormuz di masa mendatang harus ditentukan melalui konsultasi antara Iran dan Oman.

TEHERAN, IndonesiaSatu.co-- Iran dan Oman sepakat untuk melanjutkan konsultasi mengenai situasi di Selat Hormuz menyusul kunjungan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi ke Muscat, Oman, Sabtu (11/7/2026).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan pengelolaan pelayaran di Selat Hormuz di masa mendatang harus ditentukan melalui konsultasi antara Iran dan Oman.

"Oman dan Iran sepakat untuk melanjutkan dialog di tingkat politik, hukum, dan teknis untuk mencapai pemahaman bersama mengenai jaminan keselamatan navigasi di Selat Hormuz," kata Baghaei dikutip dari Anadolu, Minggu (12/7/26).

Baghaei menyebut, delegasi Qatar juga berpartisipasi dalam konsultasi yang berlangsung di Oman, sebagai salah satu negara mediator dalam dialog antara Iran dan AS.

Sementara Ebrahim Rezaei, juru bicara Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, mengatakan Teheran sekarang mengendalikan Selat Hormuz.

"Kami telah menguasai Selat Hormuz dengan kekuatan militer, dan kami akan mempertahankannya dengan kekuatan militer juga," kata Rezaei.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), pada Minggu (12/7/26) pagi mengatakan Selat Hormuz ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut di tengah pertukaran serangan antara Iran dan AS.

"Tidak ada kapal yang boleh melewati Selat Hormuz," tulis pihak IRGC dalam keterangan resmi.

--- Guche Montero

Komentar