Breaking News

REGIONAL Terus bergerak Bantu Korban Gempa, Valens Daki-Soo: Mungkin Kecil Tapi dengan Cinta yang Besar 29 Aug 2026 22:17

Article image
Sebagian Tim Relawan VDS dengan 2 mobil pikap (pick up) berisi bantuan ke Maronggela, Sabtu (29/8/2026)
Kehancuran pasca gempa menarik simpati, empati, perhatian dan bantuan dari segala arah dan lintas batas. Kita melampaui segala sekat perbedaan agama, politik dan segala kepentingan pribadi.

FLORES, IndonesiaSatu.co -- Pengusaha yang juga pendiri VDS Group Valens Daki-Soo mengatakan, gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,7 SR yang mengguncang Flores 15 Agustus 2026 dan diikuti 9.278 gempa susulan menurut BMKG, telah merenggut 111 nyawa, merusak bahkan merobohkan puluhan ribu rumah dan menggoyahkan ketenangan batin warga.

"Kita semua terpanggil untuk gotong-royong meringankan derita sesama," kata Valens kepada media, saat mengirim bantuan ke Maronggela, Kabupaten Ngada, Sabtu (29/8/2026).

Maronggela adalah tempat pertama di Ngada setelah pihaknya membantu sejumlah titik di Kabupaten Nagekeo. Tim Relawan VDS Group yang dimotori aktivis perempuan Ngada, Telyn Woli, diterima oleh Pastor Paroki Maronggela Romo Anicentus Rahmat Hami dan didukung tokoh muda Ngada asal Riung Sayn Songkares.

"Kehancuran pasca gempa ini telah menarik simpati, menggugah empati, perhatian dan bantuan bagi Flores dari segala arah dan lintas batas. Kita melampaui segala sekat perbedaan agama, politik dan segala kepentingan pribadi," lanjutnya.

Valens Daki-Soo adalah pendiri dan Direktur Utama PT Veritas Dharma Satya, PT Veritas Media Bangsa dan Firma Hukum 'Veritas Dignitas Salus' (VDS Group). Dia juga konsultan media di Artha Graha Group dan PT Galuh Citarum, Jakarta.

Dia menegaskan, bantuan pihaknya diberi dengan hati yang tulus tanpa embel-embel kepentingan. Itu sebabnya ia tidak membawa bendera dan atribut partai tertentu. Publikasi di media pun sangat terbatas.

"Kita semua tentu punya hati yang peka, terbuka dan ingin merangkul sesama yang menderita. Inginnya bisa menyentuh semua. Namun karena keterbatasan, kami hanya hadir di sejumlah titik di Nagekeo dan hari ini kami datang di titik pertama di Kabupaten Ngada, tepatnya di Maronggela yang ada di pelosok daerah," tutur Valens, yang sejak 1998 menjadi staf khusus Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Kiki Syahnakri.

Sejak purnabhakti hingga saat ini, Kiki menduduki posisi Komisaris Utama Bank Artha Graha Internasional Tbk.

Menurut Valens, bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar yang mendesak seperti beras, telur ayam, mie, dan air mineral. Dia mengatakan, meski bantuannya mungkin kecil, namun diberikan dengan rasa cinta yang besar.

"Tentu kami tidak bisa membantu terlalu banyak dan menjangkau semua tempat. Jika kami bisa mengedrop beras hanya beberapa ton, mestinya para politisi yang berkantor di Senayan (DPR RI, Red.) bisa bantu jauh lebih banyak karena mereka digaji besar oleh negara," pungkas Valens.***

--- Sandy Javia

Komentar