Breaking News

EKONOMI Tetap Sehat! Rasio Utang Luar Negeri Indonesia Terjaga di Level 29,9% PDB 18 Feb 2026 12:59

Article image
Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan IV/2025 tercatat sebesar US$431,7 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan posisi pada triwulan III/2025 yang sebesar US$427,6 miliar

JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan IV/2025 tercatat sebesar US$431,7 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan posisi pada triwulan III/2025 yang sebesar US$427,6 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan bahwa meskipun secara nominal meningkat, struktur ULN Indonesia tetap terkendali dan sehat.

"Perkembangan posisi ULN pada triwulan IV/2025 terutama dipengaruhi oleh sektor publik," ujar Ramdan dalam keterangan resmi, Rabu (18/2/2026).

Sektor Publik Menanjak, Swasta Melandai

Kenaikan ULN didorong oleh posisi ULN Pemerintah yang mencapai US$214,3 miliar, naik dari US$210,1 miliar pada kuartal sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh derasnya aliran modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional, mencerminkan tingginya kepercayaan investor di tengah ketidakpastian pasar global.

Pemerintah mengalokasikan utang tersebut untuk sektor-sektor produktif, antara lain:

  • Jasa Kesehatan & Kegiatan Sosial: 22,1%

  • Administrasi Pemerintah & Pertahanan: 19,8%

  • Jasa Pendidikan: 16,2%

  • Konstruksi: 11,7%

Berbanding terbalik, ULN Swasta justru mengalami penurunan menjadi US$192,8 miliar dari sebelumnya US$194,5 miliar. Kontraksi ini disebabkan oleh penurunan utang pada perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations). Sektor industri pengolahan serta jasa keuangan masih menjadi kontributor utama ULN swasta dengan pangsa 79,9%.

Rasio Terhadap PDB Stabil

Dari sisi indikator keamanan, BI mencatat rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada di level 29,9%. Struktur ini dinilai tetap sehat karena didominasi oleh utang jangka panjang yang mencapai 85,7% dari total keseluruhan utang.

"Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN untuk menjaga stabilitas perekonomian dan menopang pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan," tutup Ramdan.

Ringkasan Data (Tabel)

Indikator Kuartal III/2025 Kuartal IV/2025 Status
Total ULN US$427,6 Miliar US$431,7 Miliar Naik
ULN Pemerintah US$210,1 Miliar US$214,3 Miliar Naik
ULN Swasta US$194,5 Miliar US$192,8 Miliar Turun
Rasio ULN/PDB - 29,9% Aman

***

--- Sandy Javia

Komentar