Breaking News

NASIONAL TPDI Dukung Sikap Oposisi Ganjar-Mahfud di Pemerintahan Prabowo-Gibran 13 May 2024 00:32

Article image
Advokat senior dan Koordinator TPDI, Erick S. Paat. (Foto: Dok. Ist)
Menurut Erick S. Paat, pernyataan Prabowo Subianto yang bermuatan resistensi itu, merupakan reaksi terhadap pernyataan Hasto tentang sikap opisisi Ganjar-Mahfud menjadi bagian dari cerminan sikap politik PDI Perjuangan.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Pernyataan Sekjend PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto tentang sikap opisisi Ganjar-Mahfud menjadi bagian dari cerminan sikap politik PDI Perjuangan, mendapat dukungan dari Advokat senior yang juga koordinator TPDI, Erick S. Paat.

Menurut Erick, pernyataan Sekjen Hasto sangat melegakan kita semua, karena saat ini terdapat upaya keras dari Kelompok Koalisi Indonesia Maju bahkan Parbowo sendiri yang berusaha merangkul semua kekuatan politik yang ada untuk masuk dalam satu koalisi besar, sehingga tidak ada oposisi.

"Karena itu, pilihan Ganjar-Mahfud menjadi oposisi bersama PDI Perjuangan, perlu didukung oleh semua elemen civil society karena membangun oposisi di Parlemen tanpa dukungan publik, mustahil akan berhasil secara optimal," kata Erick dalam keterangan resmi, Minggu (12/5/2024).

Apalagi, lanjut Erick, Prabowo Subianto belum apa-apa sudah memperlihatkan watak arogan, otoriter dan resistensinya terhadap oposisi yang dideclare oleh Ganjar-Mahfud dengan pernyataannya beberapa waktu lalu agar pihak yang tidak mau diajak kerjasama jangan ganggu pemerintahannya kelak.

Oposisi Ganjar-Mahfud

Menurut Erick S. Paat, pernyataan Prabowo Subianto yang bermuatan resistensi itu, merupakan reaksi terhadap pernyataan Hasto tentang sikap opisisi Ganjar-Mahfud menjadi bagian dari cerminan sikap politik PDI Perjuangan.

"Pernyataan Hasto ini sungguh melegakan, karena keberadaan oposisi di DPR dari Fraksi PDI Perjuangan dan Parpol lain akan menjadi amunisi yang sangat positif bagi sejumlah elemen masyarakat yang hendak bergabung menjadi oposisi terhadap pemerintahan hasil pemilu 2024," katanya.

Pada sisi yang lain, menurut Advokat dengan ciri khas rambut putih sejak muda ini, bahwa sikap politik PDI Perjuangan ke depan harus beroposisi secara total, sehingga dengan demikian PDI Perjuangan berhasil kembalikan kepercayaan publik terhadap cita-cita reformasi 1998, cita-cita proklamasi 17 Agutus 1945 dan tujuan negara yang nyaris berantahkan selama pemerintahan Jokowi.

Erick S. Paat menegaskan bahwa TPDI mendukung sikap oposisi Ganjar-Mahfud dan siap menjadi mitra oposisi Ganjar-Mahfud ke depan, guna memperkuat oposisi yang hendak diperankan oleh PDI Perjuangan.

"Menyatunya elemen-elemen masyarakat dalam satu kesatuan oposisi, akan memperkuat oposisi PDI Perjuangan dan Partai Politik lain di Parlemen kelak," ujarnya.

Oposisi Total

Menurut TPDI, sikap oposisi PDI Perjuangan harus berada pada level oposisi yang total untuk memulihkan kepercayaan publik, karena dengan demikian dapat memulihkan demokrasi, konstitusi dan kedaulatan rakyat yang dirusak demi kepentingan Dinasti Politik dan Nepotisme yang dibangun melalui Pemilu 2024.

"Oposisi terhadap Pemerintahan ke depan menjadi keniscayaan, oleh karena bagaimanapun pemerintahan hasil Pemilu 2024, berada di atas puing-puing kehancuran sistem demokrasi dan konstitisi akibat gaya pemerintahan Jokowi yang sarat dengan Politik Dinasti, Nepotisme dan Kronisme," sentil Erick.

"Tinggal sekarang PDI Perjuangan harus memperluas jaringan opisisinya dengan Partai Politik lain seperti PKS, PKB, NASDEM dan Partai Politik lain yang tidak punya wakil di DPR seperti PPP, Perindo, Hanura serta merangkul semua kekuatan civil society untuk sama-sama berada dalam satu frekuensi menuju pemulihan sistem demokrasi, konstitusi dan keadilan sosial yang telah dirusak," pungkasnya.

--- Guche Montero

Komentar